NOW READING

GoPro Odyssey, Perangkat Khusus untuk Memenuhi Kebutuhan Produser Konten VR

 1918
+
 1918

GoPro Odyssey, Perangkat Khusus untuk Memenuhi Kebutuhan Produser Konten VR

by The Daily Oktagon

Action camera GoPro Hero4 Black sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Meski bertubuh kecil, action cam tersebut sanggup merekam video 4K dalam sudut pandang yang begitu luas. Kalau kita menggabungkan 16 unit GoPro Hero4 Black ke dalam satu perangkat khusus, hasilnya akan menarik.

gopro-odyssey-01

Itulah konsep di balik GoPro Odyssey, perangkat khusus untuk memenuhi kebutuhan produser konten VR profesional. Dibanderol dengan harga tinggi, US$ 15.000 atau Rp 217 juta, untuk sementara GoPro memproduksinya dalam jumlah terbatas.

Harga yang sangat tinggi itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. 16 unit GoPro Hero4 Black yang masing-masing dihargai US$ 500 (Rp 7,2 juta) saja totalnya sudah berjumlah US$ 8.000 (Rp 115 juta). Selebihnya, kita akan mendapatkan sederet kabel dan aksesori, 16 GoPro BacPac, 16 kartu microSD, Odyssey Rig serta sebuah Pelican Case untuk menyimpan semuanya.

Sebelumnya, baca dulu yang menarik berikut, Mengenal Lebih Jauh GoPro Hero4 Session

Secara teknis, 16 GoPro Hero4 Black yang bekerja dalam suatu kesatuan tersebut akan menghasilkan output video beresolusi 8K x 8K, sebelum akhirnya di-stitch dan diolah menjadi video 2,7K 30 fps dengan aspect ratio 4 : 3. Namun di sinilah letak kelebihan lain dari GoPro Odyssey, proses stitching-nya optimal dan tidak ribet karena mengandalkan ekosistem VR besutan Google, yaitu Jump.

GoPro Odyssey merupakan perangkat pertama yang dirancang secara spesifik menuruti standar Jump. Jump sendiri dihadirkan untuk mempermudah proses produksi maupun konsumsi konten VR. Karena masih dalam ekosistem Google, video yang dihasilkan GoPro Odyssey sengaja dirancang untuk dipublikasikan lewat YouTube, sehingga kita nantinya bisa menikmatinya lewat Google Cardboard, Samsung Gear VR, maupun VR headsetlainnya.

Dari segi fisik, Odyssey mempunyai rangka yang cukup kokoh dan tahan banting, meski tidak dirancang tahan air. Jadi kemungkinan besar para pengguna perangkat ini baru bisa menggunakan untuk mengambil berbagai video dalam kondisi cuaca normal atau tidak ekstrim. GoPro yang disematkan dalam rig tidak terlindungi case yang biasa untuk digunakan dalam kondisi ekstrim namun masih cukup untuk kondisi luar ruangan misalnya gunung atau pantai.

gopro-odyssey-01

 

Dimensinya rig ini berkisar 295 x 66 milimeter, dengan bobot total sekitar 6,57 kg. Soal audio, pengguna bisa menyematkan perangkat eksternal untuk merekam suara stereo, sedangkan baterainya juga bisa ditenagai oleh colokan listrik secara langsung via bantuan konektor XLR. Beberapa spesifikasi lain resolusi video Output resolutions (via Jump): 2kx2k over under panoramic MPEG4 video with a bit rate of 150Mbit/s dan 8k x 8k over under panoramic MPEG4 video with a bit rate of 600Mbit/s. Video format: h.264 codec, .mp4 file format (after stitch) dan untuk audio 16 internal microphones: Mono. External microphone support: Stereo supported with 3.5mm Mic Adapter 2 (Zoom H2N external recorder kit included)

gopro-odyssey-03

Buat para produser maupun videografer profesional yang ingin terjun ke dunia virtual reality tapi tidak mau dipusingkan dengan proses DIY sebuah kamera VR, GoPro Odyssey adalah salah satu alternatif yang terbaik.

<iframe width=”560″ height=”315″ src=”https://www.youtube.com/embed/AR9_SZtJ_KU” frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe>

Ingin mengenal lebih jauh Virtual Reality? Anda wajib baca artikel ini, Empat Virtual Reality Headset Terpopuler

0 comments