NOW READING

Google Sediakan Fitur untuk Cek Tingkat Depresi

 766
+
 766

Google Sediakan Fitur untuk Cek Tingkat Depresi

by The Daily Oktagon
  • Fitur buatan Google ini akan menunjukkan tingkat depresi yang dialami pengguna.
  • Data yang didapat bisa digunakan sebagai informasi tambahan saat berkonsultasi dengan dokter atau psikolog .
  • Dengan fitur Google ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman soal depresi.

Jangan pernah remehkan perasaan depresi karena bisa menjadi ‘bom waktu’. Coba gunakan fitur terbaru dari Google untuk bisa mendeteksinya lebih awal.

Data milik Anxiety and Depression Association of Amerika menunjukkan 15 juta penduduk Amerika mengalami rasa depresi. Sayangnya, hanya 50 persen dari mereka yang ditangani secara medis. Sebagian lainnya tidak mendapat penanganan khusus hingga menyebabkan kasus bunuh diri hingga 44 ribu lebih jiwa menjadi korban. Salah satu contoh kasus yang baru-baru ini mengagetkan banyak orang adalah kematian vokalis Linkin Park, Chester Bennington, yang dikabarkan bunuh diri akibat depresi.

 

Foto: Shutterstock.com

 

Membantu Deteksi Dini

Cukup dengan mengetik kata kunci ‘depression‘ pada mesin pencari Google Search, akan muncul kuesioner seputar depresi yang bisa diisi pengguna. Fitur buatan Google ini akan menunjukkan tingkat depresi yang dialami pengguna. Bahkan data yang didapat juga bisa digunakan sebagai informasi tambahan saat berkonsultasi dengan dokter dan mempermudah psikolog mendiagnosis.

Pada fitur pencarian sebelumnya, hanya memunculkan panel pengetahuan depresi secara umum, mulai dari definisi dan ragam depresi, gejala, hingga penanganan yang paling tepat. Maka fitur terbaru Google ini mampu mendeteksi lebih awal seberapa dalam tingkat depresi seseorang yang mencari kata kunci tersebut. Informasi yang ditampilkan tidak bersifat medis tetapi bisa memberikan gambaran ringkas yang bisa ditunjukkan ke dokter ataupun psikolog guna mendiagnosis dan melakukan langkah penangan lanjut.

Terdapat aplikasi lain untuk membuat pikiran menjadi lebih tenang, selengkapnya di sini.

Foto: Shutterstock.com

Dikembangkan di Amerika Serikat

Untuk saat ini, fitur pendeteksi depresi ini hanya bekerja di wilayah Amerika Serikat. Pengguna cukup mengetik kata ‘depression’, maka akan muncul kotak atau Panel Pengetahuan. Panel tersebut memberikan informasi secara umum mengenai depresi, gejala, dan pengobatan yang memungkinkan untuk penderita. Di bawah panel, akan muncul “check if you’re clinically depressed”. Pengguna bisa langsung memilihnya untuk bisa mengikuti kuesioner PHQ-9. Kuesioner PHQ-9 sendiri adalah sebuah tes untuk memvalidasi tingkat depresi seseorang, yang sebelumnya sudah diuji oleh kedokteran. Jangan khawatir! Kuesioner ini bersifat pribadi sehingga privasi dari pengguna tetap terjaga dan terlindungi.

Dilansir dari The Verge, National Alliance on Mental Illness, dinyatakan bahwa hasil kuesioner akan membantu penderita depresi saat berkonsultasi dengan dokter. Ini merupakan bentuk kolaborasi dari pihak-pihak terkait karena menyadari bahwa depresi adalah bahaya laten yang bisa menyerang siapa saja dan harus ditanggulangi bersama. Para penderitanya pun harus dibantu agar bisa segera pulih. Kehadiran fitur tambahan di Google ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman soal depresi dan cara mengobatinya. Meskipun termasuk salah satu penyakit kejiwaan, namun dengan penanganan yang benar bisa disembuhkan.

Google Ikut Kembangkan Fitur Stories, simak di artikel ini.

0 comments