NOW READING

Garmin Forerunner 235, Bukan Sekadar Fitness Tracker Biasa

 2600
+
 2600

Garmin Forerunner 235, Bukan Sekadar Fitness Tracker Biasa

by The Daily Oktagon

Era jam tangan konvensional saat ini masih sangat mendominasi. Namun pelan-pelan, kehadiran jam tangan pintar pun mulai diterima dengan baik. Bicara jam tangan pintar, ada dua kategori produk yang tersedia, yaitu smartwatch dan fitness tracker. Nah, yang akan kita bahas kali ini adalah fitness tracker yang juga berfungsi sebagai jam tangan dari Garmin bernama Forerunner 235.

Baca juga artikel ini: Smartwatch atau fitness tracker, sebaiknya pilih yang mana?

Belum Mendukung Touchscreen

Garmin sebenarnya lebih dikenal sebagai produsen perangkat GPS. Namun teknologi GPS sendiri identik dengan teknologi tracker yang biasa digunakan untuk berolahraga. Forerunner 235 sendiri adalah produk kesekian dari Garmin, alias bukan yang pertama. Jika dilihat sekilas, Forerunner 235 bakal dikira jam tangan biasa.

garmin forerunner 235

Garmin memang mendesain Forerunner 235 dengan bentuk bulat seperti jam tangan sport pada umumnya. Karena untuk penggunaan outdoor, material yang digunakan pun terbuat dari karet. Yang semakin membuatnya terlihat seperti jam tangan biasa adalah banyaknya tombol yang dimilikinya. Total ada lima tombol fisik, dua di sisi kanan dan tiga di sisi kiri.

Kehadiran tombol ini sekaligus menandakan bahwa Garmin Forerunner 235 belum mendukung touchscreen. Adapun tombol-tombol tersebut berfungsi sebagai tombol back, pengatur brightness, serta navigasi arah atas dan bawah.

Fitness Tracker Plus-plus

Garmin Forerunner 235 sejatinya adalah wearable fitness tracker. Tapi lebih dari itu, fitness tracker satu ini menawarkan fungsi plus-plus. Selain fungsi utama menghitung pergerakan seperti jumlah langkah serta kualitas tidur sehari-hari, Garmin Forerunner 235 juga bisa menampilkan notifikasi pada smartphone.

Dengan men-download aplikasi Garmin Connect di App Store dan Google Play, Garmin Forerunner 235 bisa terhubung dengan smartphone iOS atau Android. Koneksi yang digunakan adalah Bluetooth. Ketika sudah terhubung dengan smartphone, Anda bukan hanya bisa mentransfer dan melakukan sinkronisasi data fitness tracker. Lebih dari itu, notifikasi pesan SMS, telepon, dan aplikasi lain juga bakal tersaji di layar Forerunner 235.

garmin forerunner 235

Garmin juga menambahkan fungsi multimedia pada fitness tracker-nya ini. Ada fungsi remote audio ataumusic player. Fitur ini cukup berguna ketika Anda melakukan jogging sehingga bisa mendengarkan musik favorit dari smartphone.

Kalau senang jogging, artikel tentang komunitas berlari bersama ini juga menarik diikuti

Baterai Tahan Lama

Beruntung karena tidak termasuk smartwatch, Garmin Forerunner 235 memiliki daya tahan baterai lebih lama dari smartwatch. Pasalnya tidak ada sistem operasi khusus di dalamnya sehingga konsumsi daya baterai lebih irit. Ditambah lagi, hardware seperti prosesor dan RAM yang digunakan tidak perlu secanggih smartwatch.

Jika menggunakannya untuk kebutuhan navigasi menggunakan GPS secara nonstop, baterainya diklaim bisa bertahan hingga sebelas jam. Hal ini wajar karena GPS mengharuskan perangkat senantiasa terhubung dengan satelit. Namun jika digunakan untuk pemakaian fitness tracker saja, baterainya bisa bertahan hingga sembilan hari.

Sebagai informasi, rata-rata daya tahan baterai pada smartwatch hanya satu hari saja. Dengan begitu Anda tak perlu khawatir harus sering mengisi baterai jika sedang berpetualangoutdoor.

0 comments