NOW READING

Foto Makanan Menggiurkan Ala Myfunfoodiary

 1160
+
 1160

Foto Makanan Menggiurkan Ala Myfunfoodiary

by The Daily Oktagon

Seluruh foto: Dokumentasi Myfunfoodiary

  • Mullie dan Andy memulai Myfunfoodiary sebagai tempat berbagi pengalaman akan dunia kuliner.
  • Bentuk makanan dan pencahayaan adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat konten kuliner menurut Myfunfoodiary.
  • Sebagai influencer di dunia kuliner, Myfunfoodiary melihat influencer memiliki peranannya tersendiri dalam industri gaya hidup dengan follower mereka yang unik dan loyal.

Berawal dari hobi membagikan pengalaman mereka dalam menikmati makanan yang mereka sukai, Mullie Marlina dan Andy Pau kini menjadi pasangan influencer seputar dunia kuliner dengan nama Myfunfoodiary.

Dengan jumlah follower di Instagram mereka yang mencapai 70 puluh ribu lebih, Myfunfoodiary secara konsisten menyajikan konten-konten berupa foto atau pun video makanan yang sanggup membuat orang yang melihatnya tergiur.

The Daily Oktagon berkesempatan bertemu dengan keduanya, berbincang tentang cara mereka memulai semua ini, trik membuat konten kuliner, dan juga posisi influencer di industri saat ini.

Bagaimana awal mula berdirinya Myfunfoodiary?

Mullie (M): Pada sekitar tahun 2011 kami sudah mulai menulis blog tapi tidak spesifik tentang makanan. Waktu itu isinya macam-macam, misalnya kehidupan pribadi, resep, ulasan restoran dan yang lainnya. Kami mulai kepikiran untuk memisahkan antara blog pribadi dan makanan, karena banyaknya teman-teman atau keluarga kami yang menelepon untuk menanyakan rekomendasi tempat makan yang enak.

Bercerita tentang makanan lewat telepon itu tidak sama sekali memberikan gambaran yang jelas, dan kadang saya juga suka lupa dengan detail dan daftar harga di resto-resto karena saking banyaknya. Nah, dengan adanya blog ini memudahkan teman-teman dan keluarga yang ingin mencari tempat makan tertentu. Saya juga tinggal kasih mereka link untuk melihat ulasan sebuah restoran. Penjelasannya pun bisa lebih mendetail seperti suasananya, gambar makanannya, sampai harganya.

Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum mengambil foto sebuah makanan?

Andy (A): Hal yang paling utama adalah kita harus tahu makanannya seperti apa penampilannya dan juga kondisi pencahayaan di lokasi kita mengambil foto tersebut nantinya.

Makanan apa yang paling menantang atau menarik yang pernah kalian foto?

M: Makanan Indonesia sebenarnya yang paling menantang untuk difoto karena plating-nya juga biasanya tidak sebaik western atau japanese food. Selain itu makanan Indonesia yang mengandung kuah dan berwarna gelap juga cukup menantang untuk difoto. Misalnya rendang atau rawon, kuah atau bumbunya kan sudah berwarna gelap tuh, dagingnya pun memiliki warna yang serupa.

Simak ulasan kamera mirrorless bergaya retro di sini

Bagaimana kalian mengakalinya?

A: Kalau untuk rendang kami pisahkan sedikit bumbunya dan bagian dagingnya kami potong agar terlihat tekstur daging di dalamnya.

M: Sementara kalau yang berkuah, dagingnya harus diangkat ke sendok atau tambahkan sedikit layer di bawahnya agar dagingnya tidak terendam semua sama kuahnya dan masih dapat terlihat jelas perbedaan antara daging dan kuahnya.

Makanan paling unik yang pernah difoto?

M: Banyak sih jadi bingung. Paling kalau bicara tren, sekarang itu kan lagi tren makanan yang dikombinasikan dengan keju. Misalnya keju raclette yang dilelehkan lalu dituangkan di atas steak atau makanan ala Korea yang banyak menggunakan keju leleh belakangan ini. Jadi kejunya dibakar biar meleleh terus dioleskan ke daging iga lalu dimakan. Enak sekali rasanya dan sekarang euforianya lagi tinggi.

Selain membuat konten dalam bentuk foto, kalian juga membuat konten berupa video. Bisa ceritakan bagaimana proses kalian membuat video makanan?

M: Pertama-tama kami harus tahu terlebih dahulu produknya apa dan pesan yang ingin diangkat apa. Setelah mengetahuinya baru kami memikirkan storyline yang akan digunakan dari sudut pandang mana.

Pernah punya pengalaman yang menarik saat syuting video makanan?

M: Setiap syuting video makanan kami memiliki dua tantangan yang harus kami hadapi. Pertama soalnya pencahayaan dan yang kedua adalah momen. Pencahayaan adalah dukungan paling utama bagi kami saat mengambil video.

Sementara saat membuat videonya tentuya kita tidak melewati sebuah proses dalam membuat sebuah makanan, inilah yang kami sebut dengan momen. Jadi sebagai pencipta konten video kita harus cepat, aktif dan bisa memprediksi kejadian berikutnya saat proses memasak.

A: Sementara untuk pencahayaan kami sebisa mungkin menghindari penggunaan lampu LED karena lampu ini bisa merusak warna asli makanan dan ambience-nya. Misalnya saat kami syuting di Yawara Jakarta yang memiliki kondisi pencahayaan yang tidak begitu terang.

Penggunaan lampu LED tentu akan mengubah warna tekstur daging yang disajikan di sana. Oleh karena itu kami hanya mengatur setting kamera yang kami gunakan saja.

Cari aksesori kamera? Temukan yang unik di sini

Boleh tahu kamera apa saja yang kalian gunakan untuk membuat konten-konten Myfunfoodiary?

A: Kami sudah memakai cukup banyak kamera sejak awal. Mulai dari Canon 60D, Fuji XT-2, Olympus OM-D E-M5 Mark II, sampai Sony A7 Mark II. Setiap kamera ini memiliki karakteristiknya sendiri yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya saat foto pakai Fuji, hasilnya bisa kami langsung unggah di Instagram karena warnanya sudah bagus.

M: Sebelum foto itu biasanya kami diskusi dulu mau bikin foto yang bagaimana, makanannya apa, lokasinya seperti apa. Jadi kami tahu harus pakai kamera yang mana agar hasilnya maksimal.

Foto makanan seperti apa yang menurut kalian bagus?

A: Foto makanan yang bisa membuat orang menelan ludah saat melihatnya.

M: Foto yang membuat orang itu ingin mencicipi makanannya.

Menurut kalian saat ini seperti apa peran influencer bagi sebuah brand?

M: Dengan semakin cepatnya peralihan ke dunia digital, influencer tentunya memiliki perannya tersendiri bagi sebuah brand baik itu industri F&B atau pun gaya hidup lainnya. Orang-orang kini lebih mengandalkan smartphone mereka untuk mencari informasi daripada membaca koran atau melihat billboard.

Mullie Marlina dan Andy Pau

Baca: influencer, brand, dan media sosial yang makin dinamis

Apa kelebihan influencer dari media-media konvensional lainnya?

A: Kelebihannya ada di segmentasinya. Setiap influencer itu memiliki follower masing-masing yang unik. Mereka ini yang loyal dengan konten-konten yang kami buat karena mereka merasa cocok dengan apa yang sedang mereka cari dan membutuhkan informasi-informasi tersebut. Dan, bisa mendapatkan informasi tersebut dengan cepat lewat dunia digital ini.

Mungkin awalnya Mullie dan Andy tak pernah mengira hobi mereka bisa berubah menjadi sebuah profesi yang menyenangkan untuk dijalankan, yaitu influencer kuliner. Setelah membaca tips dan trik Myfunfoodiary saat membuat konten foto dan video makanan, mungkin Anda berminat menjadi seorang influencer kuliner? Tak ada salahnya mencoba.

0 comments