NOW READING

Empat Smartwatch yang Bakal Populer di Indonesia Tahun Ini

 3615
+
 3615

Empat Smartwatch yang Bakal Populer di Indonesia Tahun Ini

by The Daily Oktagon

Selain smartphone, perangkat wearable berkembang dengan cukup pesat. Perkembangannya bahkan melangkahi tablet yang mulai meredup. Nah sebelumnya kami juga sudah membahas apa-apa saja wearable atau smartwatch terjangkau yang bisa Anda beli agar bisa tampil trendi. Kali ini The Daily Oktagon akan membahas daftar empat smartwatch yang bakal populer di Indonesia tahun ini di. Berikut daftarnya!

Motorola Moto 360 2nd Gen

Harga Rp 4,5 – 5 juta

Kurang lebih satu tahun berselang sejak merilis smartwatch Moto 360 generasi pertama, Motorola kembali menghadirkan smartwatch keduanya yang diberi nama Moto 360 2nd Gen. Kali ini Moto 360 2nd Gen didukung sensor yang lebih lengkap dengan adanya sensor heart rate. Namun, dari sisi bentuk dan desain hampir tak ada beda.

Moto360
Bentuknya membulat dan masih cukup tebal meski tak setebal pendahulunya. Moto 360 2nd Gen ini mengusung sistem operasi Android Wear 6.0 berbasis Marshmallow. Smartwatch ini terdiri dari varian pria dan wanita dengan perbedaan ukuran diameter : 42 milimeter untuk wanita dan 46 milimeter untuk pria. Menariknya, tali atau strap-nya bisa diganti dengan mudah tanpa alat bantu. Kalau tidak suka strap leather atau stainless, ada pilihan lain yakni Moto 360 2nd Gen Sport Edition. Talinya terbuat dari karet, namun tidak dapat diganti-ganti.

Untuk urusan performa, Moto 360 2nd Gen bisa dibilang salah satu yang terbaik saat ini. Smartwatch ini didukung hardware mumpuni seperti CPU quad-core Snapdragon 400, RAM 512 MB, dan storage 4 GB. Spesifikasi ini sudah mencukupi, bahkan jika Anda ingin meng-install dan bermain game ringan di smartwatch.

ASUS ZenWatch 2

Harga Rp 2,5 juta

Kalau ingin beralih dari jam tangan konvensial ke smartwatch namun terganjal budget, ASUS menawarkan ZenWatch 2 berbasis Android Wear 6.0. Smartwatch ini sudah hadir di tanah air secara resmi. Dengan harga kurang lebih hanya separuh dari kebanyakan Android Wear yang ada, ASUS ZenWatch 2 masih bisa diandalkan.

zenwatch-asusSmartwatch ini berbentuk kotak, namun tidak kaku. Sudut-sudutnya melengkung sehingga tidak tampak maskulin, bisa dipakai pria maupun wanita. Meski begitu, ASUS tetap membedakan ZenWatch 2 dalam dua varian, untuk pria dan wanita. Seperti biasa, dimensi jam untuk varian pria lebih besar dari wanita.

Yang cukup disayangkan dari ZenWatch 2 adalah ketiadaan sensor heart-rate. Tapi sebagai gantinya, smartwatch ini punya speaker yang membuatnya bisa digunakan untuk percakapan via telepon. Untuk informasi lebih jelas mengenai ZenWatch 2, Anda bisa menyimak artikel Unboxing ASUS ZenWatch 2 yang telah kami buat.

Baca juga, 10 Aplikasi Smartwatch yang Semakin Memudahkan Hidup Anda

Huawei Watch W1

Rp 5 – 6 juta

Huawei menganggap Indonesia sebagai pasar yang potensial. Maka tak heran bila Huawei tetap memasarkan produk-produk jagoannya di tanah air, termasuk smartwatch kebanggannya, Huawei Watch W1. Smartwatch ini terlihat sangat elegan dan premium. Bahkan lebih elegan dari Motorola Moto 360 2nd Gen.

huawei-w1
Bentuknya bulat dengan lapisan stainless, mirip seperti jam tangan mewah besutan Rolex atau merek premium lainnya. Tali jamnya yang disediakan secara default yaitu leather dan stainless. Ya, kurang lebih memang cukup mirip dengan Moto 360 2nd Gen. Sisi spesifikasinya pun sama dengan Android Wear pada umumnya. Smartwatch ini diotaki CPU quad-core Snapdragon 400, RAM 512 MB, storage 4 GB, plus sensor lengkap.

Yang jelas, Huawei Watch W1 bisa dibilang lebih mirip jam tangan mewah konvensional ketimbang smartwatch. Desainnya yang elegan, material premium, serta finishing yang sempurna membuatnya cocok untuk Anda yang tidak ingin kompromi. Smartwatch ini bisa ditebus dengan harga sekitar Rp 6 juta.

Samsung Gear S2

Rp 4 – 5 juta

Berbeda dari ketiga smartwatch di atas, Samsung tampak begitu percaya diri menciptakan smartwatch dengan sistem operasi buatannya sendiri. Samsung Gear S2 sudah rilis sejak awal 2016 kemarin dan dijual dengan kisaran harga Rp 4 hingga 5 juta.

Di dalam Samsung Gear S2 berjalan sistem operasi Tizen OS yang dikembangkan sendiri oleh Samsung. Tampilannya sekilas mirip seperti Android Wear dari Google. Tidak hanya bisa disentuh, pengoperasian smartwatch ini juga bisa dilakukan dengan sistem rotary bezel. Jadi, memilih menu bisa juga dilakukan dengan memutar bezel smartwatch. Hal ini merupakan inovasi pintar dari Samsung.

gear-s2Sistem rotary bezel ini pun memudahkan kita untuk membalas pesan yang masuk. Oh ya, meski menjalankan OS Tizen, Samsung Gear S2 bisa disandingkan dengan smartphone Android berbasis KitKat ke atas. Jadi tidak eksklusif untuk smartphone keluaran Samsung saja. Selain memiliki sensor lengkap, Gear S2 juga bisa digunakan untuk remote camera dan music player layaknya Android Wear. Pilihan aplikasi yang disediakan memang belum terlalu banyak, namun terbilang lumayan.

Bicara bentuk, perangkat-perangkat besutan Samsung sudah pasti modis dan trendi. Gear S2 sendiri punya bentuk bulat dengan pilihan model klasik dan sporty. Versi sporty tali jamnya tidak dapat diganti, sedangkan versi klasik talinya terbuat dari leather.

Jangan lewatkan juga ulasan tentang Moto 360 dalam Perjalanannya Menjadi Tren Smartwatch

0 comments