NOW READING

Eksplorasi Fotografi dan Traveling Dion Wiyoko

 1287
+
 1287

Eksplorasi Fotografi dan Traveling Dion Wiyoko

by The Daily Oktagon

Sumber foto utama: Dok. Pribadi

  • Aktor yang punya ketertarikan pada kegunaan kamera dan gadget
  • Dua kamera ia andalkan sebagai “temannya” saat hunting foto
  • Sangat mementingkan momen saat mengabadikan gambar

2016 jadi tahun yang sibuk untuk aktor Dion Wiyoko. Setidaknya ada lima judul film yang ia bintangi. “Dari segi karier, tahun lalu banyak proyek film yang memberi saya cukup ruang untuk mengeksplorasi akting,” paparnya.

Namun dari beberapa judul film yang ia bintanginya itu, satu film yang cukup membuatnya terkesan adalah Sundul Gan: The Story of Kaskus, yang cukup menguras energinya. Di film tersebut ia memerankan Ken Dean Lawadinata (mantan CEO Kaskus).

Bagi Dion, film biografi mempunyai porsi beban yang lebih besar. Memerankan sosok inspiratif seperti Ken punya tanggung jawab yang besar. Tak hanya untuk tokohnya, tapi juga masyarakat Kaskus,” lanjut Dion yang untuk perannya dalam film tersebut harus menaikkan berat badan hingga 10 kg.

Keterlibatannya pada film tersebut membuat Dion otomatis lebih mengenal industri teknologi digital. Namun bicara kedekatannya dengan teknologi digital, Dion sudah menyentuhnya beberapa tahun sebelumnya.

Diluar kariernya, pria yang memulai kariernya sebagai model ini  penggemar traveling dan hunting foto, yang membuat dekat dengan penggunaan kamera digital dan berbagai gadget pendukungnya.

Baginya, proses hunting foto saat bepergian layaknya pembuatan film mulai dari tahap persiapan, produksi hingga hasil akhir bisa jadi tidak sesuai dengan ekspektasi. Seringkali ia harus memelihara spontanitas sekaligu me-manage ekspektasi.

Dion Wiyoko berbincang lebih lanjut kepada The Daily Oktagon mengenai kegemarannya berpergian sembari memotret.

Hal-hal paling adventurous yang pernah dilakukan?

Wah banyak sih, apalagi sekarang saya menjadi host acara TV, My Trip My Adventure jadi kian sering berpergian, terutama ke Indonesia bagian timur. Tapi biasanya saya merayakan pencapaian dalam hidup dengan berpetualang. Misalnya, di hari ulang tahun saya tahun lalu saya rayakan di Puncak Rinjani. Beberapa tahun lalu sempat juga momen tambah usia saya lakukan dengan ber-bungee jumping di Macau.

Seperti apa gaya berpergian Anda?

Dibilang backpacker, tidak. Dibilang luxurious, juga tidak. Yang terpenting tujuan saya untuk berpergian memang untuk mengeksplor tempat tersebut. Saya suka ke tempat-tempat yang memang menjadi ikon atau landmark, bersejarah atau punya cerita tersendiri yang menarik untuk dipotret.

Sejak kapan tertarik memotret?

Dari tahun 2011 dan dimulai dari Instagram dan awalnya memotret dari handphone. Saya memang suka melihat foto bagus dan ingin belajar menghasilkan foto bagus. Saya belajar fotografi secara otodidak. Saya banyak tanya-tanya teman dan fotografer, juga melihat tutorial dari Youtube. Maka sekarang saya mulai memakai kamera dan meng-upgrade perangkat kamera yang digunakan.

Kalau mau belajar lebih jauh tentang fotografi perjalanan, simak di sini

Kamera dan gadget apa saja yang dipakai untuk menunjang aktivitas fotografi?

Saya selalu membawa dua kamera, Sony Alpha 7R II dan Leica Q. Saya juga membawa laptop HP Spectre dan untuk smartphone saya gunakan iPhone 7.

Saat hunting foto di italia (Dok. IG @dionwiyoko)

Saat hunting foto di italia (Dok. IG @dionwiyoko)

Ada alasan mengapa memilih kamera dan gadget di atas?

Tidak ada alasan khusus sebenarnya. hanya saja saya berusaha untuk lebih memprioritaskan kualitas sebuah produk, dan mudah dibawa serta saat travelling. Kedua kamera itu misalnya, cukup nyaman dibawa saat bepergian.

Apakah Anda juga memerhatikan segi harga saat membeli kamera?

Saya lebih mementingkan fungsi. Soal harga itu nomor dua. Kalau harga mahal namun fungsi tidak sesuai tentu akan menjaid percuma. Yang penting fungsinya menunjang berbagai aktivitas yang saya lakukan.

Apa yang sering Anda abadikan, landscape, human interest atau yang lain?

Terbilang random sih. Saya tidak pernah membatasi diri, apa yang menurut saya indah akan saya abadikan. Hal itu bisa terlihat di galeri Instagram saya yang cukup beragam.

Hasil karya Dion (Dok. IG @dionwiyoko)

Hasil karya Dion (Dok. IG @dionwiyoko)

Hasil karya Dion yang lain (Dok. IG @dionwiyoko)

Hasil karya Dion yang lain (Dok. IG @dionwiyoko)

Review kamera mirrorless Canon terbaru bisa dilihat di sini

Adakah ritual khusus saat hunting foto sekaligus saat travelling?

Kalau berpergian saya harus mencari partner yang tidak merepotkan. Dalam arti, saya tidak suka merepotkan dan direpotkan. Jadi jika tidak sevisi-misi saat berpergian, lebih baik pisah saja lalu janjian untuk bertemu di tempat dan jam yang sudah ditentukan. Karena bagi saya, travelling juga sepaket dengan hunting foto.

Apa hal terpenting yang harus diingat saat hunting foto?

Saya percaya momen tidak bisa tercipta dua kali. Artinya kita harus peka dan selalu aware dengan sekitar kita.

Destinasi terfavorit di Indonesia?

Saya tidak pernah bosan dengan Flores, dari Labuan Bajo hingga Maumere, tapi Larantuka belum pernah. Selain keindahan pantai dan lautnya, Indonesia timur memang punya eksotisme yang berbeda karena adat istiadat dan keseharian mereka kontras sekali dengan apa yang biasa kita temui di Pulau Jawa. Belum lagi keramahtamahan mereka sungguh luar biasa.

fotografi

(Dok. Pribadi)

Tempat-tempat yang paling ingin dikunjungi?

Masih banyak sekali yang ingin dikunjungi, terutama Indonesia. Saya ingin mendatangi upacara-upacara adat yang digelar setahun sekali. Misalnya, paskah di Larantuka atau festival-festival unik di Papua. Sedangkan untuk di luar negeri, saya ingin sekali ke Tibet dan Islandia. Semoga bisa tercapai.

Sebelum traveling, temukan kiat memiih gadget yang tepat di artikel ini 

0 comments