NOW READING

Cek IMEI Agar Smartphone Tidak Diblokir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

 366
+
 366

Cek IMEI Agar Smartphone Tidak Diblokir, Ini Penjelasan Lengkapnya!

by The Daily Oktagon

Banyak pengguna yang tergiur dengan smartphone terbaru. Apalagi jika smartphone tersebut memiliki desain menarik dan dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni. Tapi terkadang smartphone terbaru tersebut tidak segera masuk ke Indonesia. Akibatnya bagi yang sudah tidak sabar, akhirnya membeli smartphone terbaru itu langsung di luar negeri, baik langsung maupun secara online. Mereka pun tidak peduli atau tidak melakukan cek IMEI yang artinya smartphone tersebut bisa dicap sebagai Hp black market atau biasa disebut Hp BM.

Nah, pemerintah Indonesia belakangan ini mengumumkan akan melakukan tindakan yang lebih ketat untuk menghindari maraknya Hp BM. Rencananya mulai 17 Agustus 2019 nanti pemerintah akan memblokir Hp BM yang beredar di Indonesia. Caranya yaitu dengan melakukan cek IMEI seluruh smartphone dan jika ketahuan tidak terdaftar secara resmi untuk peredaran di pasara Indonesia, maka smartphone tersebut akan diblokir sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Baca juga : Smartphone Cepat Panas? Ini Penyebabnya

Lalu apa saja ciri-ciri dari hp BM selain harus cek IMEI akan terregistrasi secara resmi? Dan bagaimana cara melakukna cek IMEI apakah termasuk smartphone legal atau ilegal?
Berikut ini penjelasannya :

1. Garansi Tidak Resmi

Jika kamu membeli smartpone yang garansinya diberikan oleh penjual berupa garansi toko, maka bisa dipastikan smartphone tersebut adalah hp BM. Terkadang, penjual menyebutnya dengan garansi distributor. Jika smartphone tersebut rusak, akan diperbaiki pihak toko atau diganti dengan hp BM lainnya.

2. Tidak Ada Nomor IMEI

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) , Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementrian Perdagangan (kemndag) melakukan langkah untuk cek IMEI. Nomor IMEI tertera di bodi belakang sisi dalam dari smartphone.

Nomor IMEI merupakan kode unik dari setiap smartphone yang berlaku secara internasional. Kode IMEI terdiri dari 14 hingga 16 digit. Cek IMEI bisa dilakukan menekan *#06#.

Pastikan saat membeli, nomor IMEI di smartphone sama dengan yang tertera di kotak penjualan. Jika tidak, patut disangsikan legalitas hp tersebut. Cek IMEI ini dilakukan untuk bisa membedakan HP resmi dan Hp BM (black market) yang beredar di Indonesia.

3. Dijual di Toko Online

Tanpa bermaksud menyudutkan layanan toko online, namun selama ini peredaran hp BM tumbuh subur melalui sistem penjulana di toko online. Jadi jika ingin membeli hp di toko online, pastikan toko tersebut adalah official store dari vendor.

Baca juga: 5 Cara Mudah Agar Smartphone ‘Segar’ Lagi 

4. Smartphone Dibeli di Luar Negeri

Buat kamu yang sudah terlanjur membeli smartphone di luar negeri, jika dibelinya sebelum 17 Agustus 2019, smartphone kamu masih bisa digunakan seterusnya. Ini karena pemerintah akan memberlakukan ‘pemutihan’ terhadap smartphone tersebut.

Jadi nomor IMEI smartphone dari luar negeri sebenarnya ilegal, tapi karena dibeli sebelum aturan pemblokiran berlaku, maka nomor IMEI itu akan ‘dilegalkan’. Tapi jika dibeli setelah atuan tersebut berlaku, maka akan dianggap sebagai smartphone BM.

Tapi tenang saja, kamu masih bisa membeli smartphone di luar negeri. Tapi begitu masuk ke Indonesia harus didaftarkan nomor IMEI nya agar menjadi legal.

0 comments