NOW READING

Cara Memotret Kembang Api Saat Tahun Baru

 1948
+
 1948

Cara Memotret Kembang Api Saat Tahun Baru

by The Daily Oktagon
  • Malam pergantian tahun segera menjelang, saatnya mempersiapkan diri untuk memotret pesta kembang api.
  • Tripod dan remote release menjadi perangkat yang wajib dibawa ketika memotret kembang api.
  • Pengaturan waktu buka tutup rana, diafragma, dan ISO akan menentukan kualitas foto kembang api.

Malam pergantian tahun segera tiba. Atraksi yang selalu ada di setiap malam pergantian tahun adalah pesta kembang api. Di pusat kegiatan atau taman hiburan, seperti di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, biasanya pesta kembang api untuk menandai bergantinya kalender dilaksanakan secara besar-besaran.

Di Monas, setiap malam pergantian tahun diluncurkan berton-ton kembang api ke langit Jakarta. Ketika meledak di langit malam, kembang-kembang api tersebut menyisakan pemandangan yang mengagumkan. Perlu menanti satu tahun lagi untuk menyaksikan pemandangan serupa.

Karena jarangnya atraksi kembang api, tentu tidak ada salahnya jika kita mengabadikan letupan kembang api di malam pergantian tahun nanti dengan kamera. Namun, memotret kembang api tidak semudah menyaksikannya. Ada beberapa trik yang harus dipatuhi agar bisa dengan sempurna memotret warna-warni kembang api. Berikut trik dari The Daily Oktagon untuk menangkap momen indah ini.

Tentukan Frame

Untuk mendapatkan komposisi foto yang terbaik, kita harus datang lebih awal ke lokasi pesta kembang api. Tujuannya adalah agar mendapatkan tempat memotret yang sempurna, tidak terhalang apa pun. Kita juga harus mempertimbangkan latar depan dan latar belakang foto sebelum menentukan tempat memotret.

Gunakan Tripod

Untuk mengabadikan percikan warna-warni bunga api di tengah lingkungan yang minim cahaya, kita harus memperlambat buka tutup jendela rana. Tujuan memperlambat buka tutup jendela rana adalah agar cahaya yang masuk ke dalam sensor cukup.

Ingat, memotret adalah melukis cahaya sehingga faktor cukup atau tidaknya cahaya masuk ke dalam sensor kamera akan menentukan hasil akhir, alias foto.

Namun, semakin lama waktu buka tutup jendela rana memaksa kita harus menjaga kamera tidak goyang. Sedikit saja goyangan akan membuat foto menjadi tidak fokus. Alasan itu yang membuat kita wajib memanfaatkan tripod ketika ingin mengabadikan kembang api.

kembang api

Sebagai catatan tambahan, memotret kembang api tidak membutuhkan lampu kilat, karena cahaya yang menyembur dari lampu kilat tidak akan bisa menjangkau langit serta tidak cukup kuat untuk menerangi obyek. Cara untuk mendapatkan cahaya yang cukup kala memotret kembang api adalah dengan mengatur waktu buka tutup jendela rana.

Simak juga cara memotret keindahan hujan agar terlihat dramatis di artikel ini.

Pakai Remote Release

Tripod bisa menjaga kamera tidak bergoyang, tetapi jari kita saat memencet tombol rana atau shutter bisa membuat kamera terguncang. Itulah kenapa disarankan untuk menggunakan remote release untuk mengoperasikan tombol rana.

Gunakan Resolusi Terbesar

Gunakan ukuran foto terbesar yang bisa dihasilkan kamera, tujuannya adalah agar foto tidak pecah saat dipotong (crop). Set ukuran file foto menjadi Large. Jika kamera memiliki fitur RAW, manfaatkanlah. Namun, risikonya file foto menjadi besar. Karena itu gunakanlah kartu memori berukuran besar atau bawa lebih dari satu kartu memori.

Atur Kecepatan Rana

Memahami kecepatan buka tutup rana itu sangat penting pada saat memotret kembang api. Untuk menciptakan efek motion blur, beralihlah ke pengaturan Bulb. Tekan dan tahan shutter atau remote releasedalam jangka beberapa detik.

Jangan terlalu lama menahan tombol shutter agar tidak terjadi overexposure. Anda bisa mencoba untuk menahan tombol shutter sekitar dua detik untuk mendapatkan efek motion blur.

Atur ISO

Untuk mendapatkan foto yang jernih dengan distorsi yang minimal, atur ISO ke angka 100. Sifat kembang api yang memiliki kecerahan sangat tinggi membuat pemotretannya tidak memerlukan ISO tinggi.

Tujuh cara mengabadikan momen liburan lewat sebuah kamera.

Atur Diafragma

Memotret kembang api tidak memerlukan kedalaman ruang sehingga pengaturan diafragma atau bukaan lensa bisa berkisar dari sedang hingga kecil (f/8 hingga f/16) untuk mendapatkan foto yang tajam.

Untuk memotret kembang api dengan kecepatan luncur normal, atur aperture di f/16 atau f/14, kecepatan shutter dua detik, dan ISO 100 atau 200, sementara untuk memotret rentetan kembang api atur aperture ke f/18, kecepatan shutter 1,25 detik, dan ISO 100.

Matikan Autofocus

Karena arah munculnya kembang api tidak bisa diterka dan geraknya yang cukup cepat, ditambah kondisi sekitar yang minim cahaya, fasilitas autofocus di kamera tidak akan bisa mendapatkan fokus yang tepat. Karena itu matikan fasilitas autofocus dan gunakan fokus manual.

Namun, mata kita juga akan kesulitan untuk mendapatkan titik fokus yang tepat kala memotret kembang api yang berhamburan, karena itu atur fokus lensa ke tidak terbatas atau infinity. Ketika kita mengubah zoom lensa, atur lagi fokus lensa.

kembang api

Matikan Layar Viewfinder

Layar viewfinder sangat bermanfaat ketika kita memotret obyek dengan sudut yang sulit. Ketika memotret kembang api di langit, kita tidak perlu mengaktifkan layar viewfinder karena layar viewfinder yang selalu aktif akan mengonsumsi banyak daya baterai

Jika ingin terus mengaktifkan layar viewfinder, kita harus membawa baterai cadangan. Jangan sampai tenaga baterai habis terkuras ketika pesta kembang api sedang seru-serunya.

Smartphone ini bisa memotret dari kamera depan dan belakang secara bersamaan.

Memotret Lebih Awal

Kembang api menghasilkan asap dan asap bisa mengganggu kecerahan foto karena itu potretlah kembang api sedini mungkin. Begitu kembang api pertama diluncurkan ke angkasa, kita langsung memotretnya, sehingga ketika asap mulai menutupi langit kita sudah mendapatkan banyak foto kembang api.

Potret Sebanyak Mungkin

Jangan batasi pemotretan kembang api. Bidik dan jepret sebanyak yang diinginkan. Semakin banyak menjepret maka akan semakin banyak foto bagus yang bisa didapat.

Nah, bagaimana, sudah siap untuk memotret keindahan warna-warni kembang api saat tahun baru nanti? Yuk dicoba tips dan triknya.

0 comments