NOW READING

Cara Membuat Video Live Streaming yang Atraktif

 7434
+
 7434

Cara Membuat Video Live Streaming yang Atraktif

by The Daily Oktagon
  • Kemajuan teknologi siapa saja bisa membuat siaran langsung (live video streaming) di berbagai media
  • Beragam aplikasi untuk bisa melakukan siaran langsung bisa diunduh secara gratis ke komputer dan smartphone.
  • Dukungan gadget yang baik dan strategi konten menjadi beberapa langkah yang harus diperhatikan agar video menjadi menarik

Tren video live streaming di media sosial semakin mendunia. The Daily Oktagon sendiri sudah pernah mengulasnya di dalam sebuah artikel.

Di sisi lain, Semakin meluasnya jaringan 4G LTE di Indonesia memudahkan kita berbagi konten multimedia. Kini kita tidak hanya bisa sekedar mengirim teks, gambar, dan video saja melalui smartphone alias telepon pintar. Kita pun bisa membagikan video yang disiarkan secara langsung melalui komputer di rumah maupun smartphone.

Jika Anda ingin video Anda ditonton banyak orang, membuat video live streaming yang menarik tentu menjadi kata kunci. Maka jika Anda baru mau mencoba atau pernah mencoba membuat video live streaming yang menarik, maka perhatikan langkah-langkah berikut agar video dapat berhasil menggaet banyak penonton

1. Cari tahu caranya

Lain media sosial, terdapat cara tertentu juga untuk menayangkan video live streaming. Di Youtube misalnya, caranya relatif mudah. Klik menu Broadcast, Add Channel, dan YouTube Live. Setelah itu klik Authorize dan kemudian login dengan akun Google kita dan klik OK. Setelah itu kita bisa memulai siaran langsung melalui komputer.

Untuk aplikasi media sosial di smartphone bahkan jauh lebih mudah. Misalnya di Periscope. Tinggal klik tombol kamera untuk memulai siaran langsung. Kita bisa memilih siaran langsung itu bersifat public atau private. Kemudian buat judul yang menarik dan tap tombol Start Broadcast. Swipe layar ke bawah untuk menampilkan tombol Stop Broadcast atau mengganti kamera.

shutterstock_493383103

Aplikasi lain adalah Facebook Live. Kita cukup tap Status di aplikasi Facebook yang ada di smartphone dan kemudian tap menu Go Live yang ada di sudut kanan bawah. Sementara untuk Live Video Instagram, masuk ke menu Stories lalu geser layar ke kanan dan klik Start Live Video.

Video yang menjadi viral belum tentu baik. Apa maksudnya? Cek saja artikel berikut ini

2. Persiapan yang matang

Sebelum memulai video, kita tentu harus memeriksa kesiapan koneksi dan dukungan produk yang baik sehingga live streaming dapat berjalan lancar. Kejadian yang memalukan bisa saja terjadi karena kita meremehkan hal ini. Live streaming yang dibuat Buzzfeed misalnya pada tahun lalu, akhirnya berantakan karena siaran tiba-tiba macet, padahal saat itu mereka hendak mewawancarai Presiden Amerika saat itu, Barack Obama.

Untuk itu pastikan berbagai hal sebelum memulai video, mulai dari kestabilan jaringan internet, dan kesiapan gadget yang akan digunakan misalnya dengan mengecek baterai dan fungsi kamera.

3. Gadget yang mumpuni

Sudah ditekankan di atas jika live streaming hanya akan berhasil jika didukung oleh gadget yang berkualitas. Jika melakukan siaran langsung melalui smartphone, yang harus jadi perhatian adalah kualitas kamera yang ada di telepon pintar itu. Dari beberapa smartphone yang diklaim memiliki kamera terbaik, yang layak untuk dipertimbangkan adalah Huawei P9.

Huawei P9 menggunakan lensa Leica sehingga dapat menghasilkan video dengan kualitas warna, kontras, white balance, dan dynamic range yang luar biasa. Kamera di smartphone ini juga bisa bekerja dengan baik di lingkungan dengan pencahayaan yang redup.

Smartphone berikutnya adalah Samsung Galaxy S7 Edge. Performa kamera Samsung Galaxy S7 Edge memiliki performa yang mumpuni di bahaya cahaya yang redup. Bukaan lensa yang besar, yaitu f/1,7, dan optical image stabilization yang mumpuni membuat hasil rekaman dapat diandalkan.

Selain smartphone, ada juga kacamata “pintar” untuk membuat video di media sosial. Simak di sini

4. Isi yang Menarik

Tiba di bagian terpenting dalam membuat live streaming: Konten yang menarik. Jika Anda figur publik yang terkenal, konten mungkin “tidak terlalu penting” karena apa pun yang ditayangkan relatif akan menarik penonton. Namun jika Anda hanya orang “awam”, perhatikan beberapa kiat berikut.

Pertunjukan keahlian. Video yang “berisi” bisa saja datang dari video yang menunjukkan keahlian yang Anda miliki. Saluran Tastemade misalnya hingga kini terus mendapatkan penonton yang setiap lewat berbagai keahlian mereka dalam bidang pembuatan makanan, ide resep, hingga tutorial. Jadi, tunjukkan keahlian Anda sehingga video menjadi “berisi”.

delicious-1853300_1920

Humor. Siapa yang tak senang dengan tertawa? Dengan video yang menyenangkan, durasi waktu bahkan bisa menjadi tidak penting. BuzzFeed misalnya pernah membuat video Facebook Live selama 45 menit, hanya untuk menayangkan seberapa banyak karet gelang yang diperlukan. Video itu berhasil menggaet 800 ribu penonton. Padahal isinya hanya orang-orang tertawa riang melakukan hal yang “tak penting”.

Simak tren dan dinamika media sosial di sini

Interaksi dengan penonton. Hal ini bisa menjadi cara jitu lain mendapatkan penonton. Mungkin Anda punya banyak hal yang bisa diberikan kepada penonton di video, namun pada dasarnya pemirsa juga ingin memberikan sesuatu kembali. Hal ini bisa diakomodasi misalnya dengan bertanya kepada penonton, atau mengajak membuat komentar.

Anda bisa menawarkan live chat window di samping siaran langsung, atau melakukan sesi tanya jawab usai siaran langsung. Ini akan membuat penonton tertarik dan akan kembali datang di lain waktu.

Bagaimana, sudah siap membuat live video yang menarik?

0 comments