NOW READING

Begini Evolusi iPhone Selama 10 Tahun

 617
+
 617

Begini Evolusi iPhone Selama 10 Tahun

by The Daily Oktagon
  • Smartpone buatan Apple ini pertama kali dirilis pada 2007.
  • Dalam perjalanannya, smartphone ini mengalami banyak perubahan, terutama dalam hal fitur.
  • Selama 10 tahun, iPhone berhasil menjadi ponsel berteknologi mutakhir dengan beragam inovasi yang menjanjikan.

Sepuluh tahun lalu, iPhone seri pertama dirilis dan sejak saat itu pandangan kita akan ponsel modern berubah drastis. Steve Jobs berhasil menciptakan sebuah perangkat yang tak hanya fungsional, tetapi juga berkualitas dan eksklusif.

Juni 2007, Steve Jobs berdiri di podium untuk mengumumkan produk terbaru Apple. Saat itu dia berdiri di sana bukan untuk mendemonstrasikan perangkat pemutar musik terbaru. Lebih fenomenal lagi, dia menjelaskan cara kerja sebuah perangkat yang bisa digunakan untuk memutar musik, menelepon, dan bisa terkoneksi dengan internet: iPhone.

iPhone 8 dan iPhone X Resmi Diluncurkan

foto : shutterstock

Steve Jobs memang layak mendapatkan pujian. Di seri-seri selanjutnya smartpone Apple ini selalu menawarkan hal yang tak bisa ditawarkan produsen lain: eksklusivitas. iPhone menjadi satu-satunya ponsel yang berjalan dengan sistem operasi iOS, mendapatkan akses ke iTunes, iCloud, dan App Store.

iPhone generasi pertama

iPhone seri pertama menjadi ponsel pertama yang menampilkan eleganitas karena desainnya yang tanpa tombol. Desain tersebut menarik perhatian banyak pihak mengingat pada masa itu sebagian besar ponsel masih didesain dengan keypad. Generasi pertama ini berlayar 3,5 inci dan belum memiliki App Store.

iPhone 3G

Seri ini mengalami perkembangan yang cukup krusial. Seri 3G memiliki fitur GPS, sensor gerak, dan koneksi nirkabel yang lebih cepat. Koneksi cepat tersebutlah yang akan sangat berguna saat digunakan untuk mengakses App Store, yang dirilis dalam rentang waktu yang nyaris bersamaan.

iPhone 4

Seri ini menjadi titik balik perubahan desain iPhone yang tak lagi menyerupai iPod Touch. Apple mengklaim bahwa iPhone 4 merupakan smartphone tertipis di dunia, dibandingkan smartphone yang rilis pada periode waktu yang sama. Di seri ini, Apple berfokus pada dua aspek yang menjadi ciri khas produk-produk Apple, yaitu layar retina display dan kualitas bodinya. Seri ini juga sebagai iPhone pertama yang menyediakan fitur video cal bernama  FaceTime.

iPhone 4s

Berbeda tipis dari seri sebelumnya, iPhone 4s menawarkan kinerja yang lebih cepat dengan upgrade performa beberapa komponennya. Juga, di seri ini, Siri diperkenalkan. Teknologi inilah yang nantinya akan menjadi cikal bakal digital assistant Apple yang digunakan tidak hanya di ponsel, melainkan juga Mac dan HomePod.

foto : shutterstock

iPhone 5 & 5s

Di seri ini, Apple kembali melakukan redesignBack cover yang sebelumnya terbuat dari lapisan kaca menjadi aluminium. Standar ini masih digunakan hingga seri terbaru. Apple juga mengubah 30-pin dock connector menjadi Lighting port yang membuat bodinya menjadi semakin tipis.

iPhone 5c

Jika biasanya dibanderol dengan harga selangit, akhirnya memiliki seri dengam harga yang lebih “miring”. Seri ini menjadi iPhone pertama dengan back casing berwarna-warni dengan bahan plastik. Seri ini menjadi bukti bahwa Apple tak hanya puas dengan menyasar golongan menengah ke atas, tetapi juga berusaha menarik perhatian para pengguna Android.

iPhone 6, 6s, 6 Plus, 6s Plus

Seri 6 ini memiliki varian yang cukup banyak. Peluncuran 6 Plus dan 6s Plus menjadi babak baru karena untuk pertama kalinya Apple mengusung seri yang sama dengan ukuran layar yang berbeda. Hal ini dilakukan untuk menyaingi smartphone-smartphone Android yang berukuran besar, yang disebut phablet. Setelah diumumkannya versi terbaru iPhone X, harga beberapa seri lainnya mengalami penurunan harga. iPhone 6S kini dijual dengan harga mulai US$449 atau Rp 5,9 jutaan. Sedangkan varian 6s Plus dipangkas menjadi US4549 atau Rp 7,2 jutaan​.

foto : shutterstock

iPhone SE (Special Edition)

Apple melihat bahwa banyak penggemar Apple masih setia dengan ukuran yang mungil. Seri ini tercipta, dengan mempertahankan ukuran layar seri yang lama, tetapi dengan spesifikasi yang dimiliki iPhone 6s. Harga seri ini juga terkena imbas dengan kemunculan seri terbaru. Harga iPhone SE kini semakin murah, yaitu menjadi US$349 atau Rp 4,5 jutaan.

iPhone 7 & 7 Plus

Tak ada yang spesial dari desain iPhone 7 dan 7s. Bentuknya masih sama dengan seri sebelumnya, dengan pilihan varian yang lebih besar. Namun, Apple menambahkan fitur yang cukup penting ke dalam seri 7, yaitu water resistant, serta kamera lensa ganda. Seri ini juga tidak dilengkapi headphone jack. Varian smartphone Apple ini juga turut terkena efek hadirnya seri terbaru. iPhone 7 kini dihargai mulai US$549 atau Rp 7,2 jutaan, sedangkan  iPhone 7 Plus dibanderol mulai US$699 atau Rp 9,1 jutaan​.

foto : shutterstock

iPhone 8 & 8 Plus

Apple kembali merambah ranah kaca untuk back cover seri ini. Bedanya, Apple mengklaim kalau back cover seri ini akan lebih tahan benturan. Yang paling menarik, seri ini bisa diisi ulang menggunakan wireless charging. Dari sisi kamera, iPhone 8 mengusung satu kamera 12 megapiksel, sementara iPhone 8 Plus sudah menggunakan kamera ganda yang masing-masing memiliki resolusi 12 megapiksel.​Harga iPhone 8 dijual dimulai US$699 atau sekitar Rp 9,1 juta, dan iPhone 8 Plus seharga US$799 atau sekitar Rp 10,5 juta.​

Ini Alasan Mengapa iPhone 8 Dibanderol dengan Harga Selangit

iPhone X

Seri ini memiliki desain yang jauh berbeda dari saudara-saudaranya. Juga, seri ini merupakan satu-satunya generasi yang menggunakan layar OLED. Selain itu, ada fitur face recognition, animoji, dan kualitas kamera yang lebih prima.  Harga iPhone X dibanderol mulai US$ 999 atau Rp 13 jutaan.

0 comments