NOW READING

Beats X, Earphone Praktis dengan Kualitas Suara Fantastis

 2784
+
 2784

Beats X, Earphone Praktis dengan Kualitas Suara Fantastis

by The Daily Oktagon
  • Earphone wireless yang memiliki desain familiar seperti seri JayBird atau PowerBeats.
  • Menggunakan chip yang ada di AirPods, yaitu Apple W1.
  • Rentang kualitas bass terdengar dari “renyah” hingga “buas'” menggelegar.

Tren earphone nirkabel atau wireless memang sudah cukup menggema selama setahun belakangan.

Earphone wireless mulai dipandang ‘seksi’ di pasaran, masuk akal mengingat sejumlah smartphone yang hadir kini mulai mengusung konsep minimalis. Alhasil, smartphone yang dijual saat ini tak lagi butuh earphone yang berkabel.

iPhone 7 bisa jadi contohnya. Apple rela mengorbankan lubang jack headphone demi mengutamakan nilai estetika. Sebagai ganti, mereka menawarkan AirPods, earphone wireless perdananya ke konsumen.

AirPods mendapat respon positif, hanya saja harganya masih dianggap tinggi. Bentuknya pun sedikit aneh, karena benar-benar tidak memiliki kabel sama sekali. Barulah setelah AirPods melenggang, giliran Apple menjagokan earphone wireless lain, Beats X.

Karena waktu rilis Beats X tak lama setelah AirPods meluncur di pasaran. Jadi, sah-sah saja jika menyebut keduanya bersaing, walau di bawah “pengasuh” yang sama. The Daily Oktagon mengupas lebih dalam soal performa Beats X. Simak ulasannya berikut ini.

Desain Fleksibel yang Super Nyaman

Saat pertama kali melihat wujud Beats X, kesan pertama adalah desain yang begitu familiar seperti earphone wireless kebanyakan. Mungkin mirip dengan PowerBeats 2 atau seri earphone JayBird. Namun bukan berarti sama persis.

Beats X memiliki desain “got no strings”, yang pada kenyataannya earphone tersebut memang masih memiliki kabel Flex-Form yang tersambung dari earbuds satu ke earbuds yang lainnya.

Saat pertama kali mengenakan earphone ke telinga dan menggantungkan flat cable berbahan silikon ke leher, kami tidak merasa terganggu. Bahkan, beban flat cable berbentuk huruf ‘U’ ini tidak terasa sama sekali. Begitu ringan, tidak kaku dan nyaman.

Beats_X

Poin kenyamanan menggunakan Beats X pun kami rasakan ketika mendapati empat jenis earbuds dengan ukuran yang berbeda. Masing-masing ukuran disesuaikan dengan telinga pengguna agar dapat nyaman ketika mendengarkan musik.

Di bawah earbud bagian kiri, ada sebuah tombol kontrol in-line, serta tombol volume up and down dengan mikrofon built-in yang bisa digunakan untuk melakukan panggilan via telepon.

Kontrol in-line tersebut bisa digunakan untuk menyalakan dan pause musik yang sedang diputar, atau sekadar menjawab atau mengakhiri panggilan hanya dengan sekali tekan.

Selain itu, ada juga navigasi lain yang menurut kami cukup mempermudah aktivitas ketika mendengarkan musik saat sedang berlari atau di luar ruangan, cukup tekan dua kali untuk memutar lagu berikutnya, atau menekan tombol sedikit lebih lama untuk mengaktifkan Siri di iPhone.

Disokong Chip Apple W1

Mengingat Beats memang perusahaan teknologi yang sudah diakuisisi Apple, wajar saja jika jeroannya menggunakan chip yang sama, termasuk di Beats X. Earphone ini menggunakan chip yang ada di AirPods, yaitu Apple W1.

Dengan begitu, tak berlebihan jika kami menilai performa earphone wireless ini sigap dan responsif. Contohnya, saat menghubungkan earphone ke perangkat iPhone, notifikasi untuk menghubungkan iPhone ke Beats X akan muncul secara pop up dalam hitungan detik.

Beats_X

Jika Anda pengguna smartphone Android, jangan khawatir. Beats X akan tetap terkoneksi dengan cepat tanpa hambatan. Hanya saja, Anda harus perlu mengaktifkan Bluetooth agar smartphone Android bisa terhubung dengan earphone.

Mau tahu headphone favorit DJ Jevin Julian? Simak di artikel ini.

Bicara soal baterai, Beats X mengklaim memiliki kapasitas daya tahan yang cukup kuat, bertahan hingga delapan jam dengan volume standar. Dalam praktik nyatanya, kami gunakan Beats X selama sehari penuh dan baterai akhirnya bertahan sampai 25 persen pada jam 9 malam.

Hal terbaik dari poin baterai Beats X adalah fitur Fast Fuel Charging. Jadi pada dasarnya, dengan fitur ini pengguna bisa mengisi baterai hanya dalam waktu lima menit untuk mendapatkan tambahan daya selama dua jam.

Kami misalnya mencoba habiskan daya earphone dari 25 hingga 0 persen. Setelah mengisi daya dengan fitur ini, baterai langsung terisi sebanyak 25 persen lagi. Fitur ini sangat membantu dan menjadi salah satu fitur terbaik Beats X.

Kualitas Bass yang Sempurna

Soal suara, kualitas suara Beats X kami nilai sempurna. Apalagi soal kualitas bass, earphone ini sangat kaya dengan suara bass. Wajar saja, bukan Beats namanya kalau jajaran earphone dan headphone-nya tidak dilengkapi kualitas bass yang mumpuni.

Kualitas bass Beats X boleh kami nilai renyah terdengar. Ketika mendengar musik dengan genre elektronic dance music, techno atau pun rock, dentuman bass terasa begitu ‘buas’ dan sangat bombastis. Pada poin ini, kualitas bass Beats X bisa melebihi kualitas bass di earphone Beats lainnya.

Beats_X

Meski kualitas bass mendapat acungan jempol, ada sejumlah musik dengan genre tertentu yang kami nilai kualitas suaranya terlalu berlebihan dan cukup menganggu.

Jika ingin membaca ulasan headphone premium baru, simak di sini

Musik-musik dengan vokal tinggi atau musik rock dengan bunyi simbal, terdengar kasar dan nyaring. Mungkin ini lebih kepada preferensi. Ada pengguna yang suka dengan kualitas ini, mungkin ada pula yang tidak suka seperti kami.

Selain itu, Beats X juga memiliki kemampuan noise isolation yang maksimal. Kemampuan tersebut tentu bisa memaksimalkan pengalaman mendengarkan musik di luar ruangan dengan crowd yang cukup besar. Kami coba mendengarkan Beats X di dalam kendaraan umum atau jalan raya dan hasilnya sangat memuaskan.

Secara keseluruhan, earphone yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 2 jutaan ini cukup menawarkan kepraktisan dan kenyamanan, serta lebih dari sekadar pengalaman mendengarkan musik secara mobile.

0 comments