NOW READING

Ayo Ketahui Foto Artistik dengan Teknik Low Key

 5713
+
 5713

Ayo Ketahui Foto Artistik dengan Teknik Low Key

by The Daily Oktagon

Ada berbagai teknik fotografi yang bisa dicoba oleh pegiat foto, baik profesional maupun sebatas hobi. Salah sau pilihannya adalah teknik artistik, yakni low key. The Daily Oktagon kali ini hendak membahasnya secara lengkap. Apa yang dimaksud dengan teknik tersebut? Ayo ketahui foto artistik dengan teknik low key.

Low key mengacu pada gaya fotografi yang memanfaatkan tone gelap lebih dominan untuk membuat gambar atau foto tampak dramatis. Ketika pencahayaan high key berusaha untuk lebih menerangi subyek dengan cara mengurangi kontras, pencahayaan low key justru mengintensifkan kontras dalam gambar dengan cara mengurangi intensitas pencahayaan.

elegance-seoul-2009
Kuncinya di sini adalah tidak hanya menghasilkan gambar gelap, tapi menggunakan pencahayaan dengan sangat selektif sehingga hanya bagian tertentu dari gambar yang diterangi. Biasanya sebagai fotografer, Anda menghabiskan waktu mencoba untuk menghindari bayangan yang keras, terutama di wajah dan sekitar mata subyek. Untuk alasan ini, memotret dengan teknik low key benar-benar dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk menghasilkan foto nan artistik.

Alih-alih menghindari bayangan yang intens, Anda harus mempertimbangkannya sebagai elemen utama dari komposisi, yakni salah satu yang mendefinisikan suasana seluruh foto. Anda bisa memanipulasi pencahayaan dan posisi subyek, sehingga bayangan jatuh hanya di tempat yang tepat untuk menciptakan tampilan foto yang Anda inginkan.

Mau Tahu Cara Bidik Momen Menarik dengan Hewan Peliharaan? Baca artikelnya!

Ciri Khas

Sebuah foto yang dihasilkan dengan teknik low key memiliki sebagian besar tone di wilayah bayangannya. Dengan bahasa awam, sebagian besar dari foto itu sebenarnya terlihat gelap. Hanya subyek atau bagian tertentu yang tampak terang. Foto yang dihasilkan dengan teknik pemotretan low key memanfaatkan kontras, dengan cara yang berbeda untuk menarik perhatian pemirsa.

Memotret dengan teknik ini intinya adalah memanfaatkan pencahayaan alami. Mungkin agak sulit dilakukan, mengingat Anda tidak bisa mengontrol cahaya yang datang tidak seperti ketika Anda menggunakan lampu. Beda dengan memotret di studio, Anda bisa memiliki kontrol penuh atas cahaya.

shutterstock_312637358
Biasanya para fotografer atau digital imaging artist membuat foto low key di Photoshop – dengan mengganti latar belakang atau dengan menggunakan kuas. Namun, sebenarnya ada cara-cara tertentu untuk mengambil gambar low key langsung dari kamera.

Salah satu cara untuk menghasilkan beberapa foto low key tanpa menggunakan bantuan lampu studio adalah memotret di luar ruang saat malam hari. Anda akan diuntungkan secara natural karena keadaan yang gelap. Anda cukup menemukan sumber cahaya yang tepat. Cahaya bulan atau lampu kota menjadi sumber pencahayaan yang bagus.

Jalanan temaram yang hanya sedikit diterangi lampu atau taman kota, bahkan kawasan parkir bisa menjadi lokasi yang tepat untuk menghasilkan foto dengan teknik low key. Manfaatkan saja kondisi pencahayaan yang bervariasi untuk menghasilkan jepretan yang dramatis.

Bagaimana untuk Mengambil Foto Low Key dengan Memanfaatkan Cahaya Alami?

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan :

1. Cari latar belakang yang memiliki dua tingkat kecerahan di bawah subyek, misalnya subyek diterangi matahari dan latar belakangnya gelap atau di tempat teduh.
2. Kadang-kadang Anda mungkin tidak menemukan latar belakang yang dijelaskan di atas. Dalam kasus tersebut, Anda dapat menggunakan karton hitam atau kain.

shutterstock_276622520

Pengaturan Kamera

1. Anda dapat menggunakan salah satu jenis, yakni kamera digital single-lens reflex alias DSLR atau kamera saku.

2. Jika Anda menggunakan kamera pocket atau saku, gunakan mode Spot atau Metering Parsial. Arahkan kamera pada subyek dan tekan tombol shutter. Apabila Anda arahkan kamera ke bagian latar belakang, maka kamera akan ‘berpikir’ uuntuk mengekspos latar belakang yang gelap tersebut, sehingga bagian tersebut yang terkena cahaya yang tepat, sementara subyek justru over exposed.

3. Jika Anda menggunakan DSLR atau kamera saku yang menyediakan manual atau mode semi manual, gelapkan atau underexpose bagian latar belakang hingga 2 stopi. Anda dapat menggunakan mode Aperture Priority atau mode Manual untuk melakukan hal ini.

shutterstock_88079230
4. Jika Anda menggunakan mode Aperture Priority (A), maka aturlah EV pada setelan angka -2. Kamera akan memilih kecepatan rana yang kurang terang yang akan menggelapkan bagian latar belakang hingga 2 stop

5 Jika Anda menggunakan mode Manual, maka Anda bisa mengatur aperture dan kecepatan jepret (shutter speed) sesuai keinginan, ketika penanda EV berada pada angka -2.

Trik Memotret

Untuk memotret dengan teknik low key, Anda pastikan cahaya yang masuk ke kamera sangat minim namun tidak terlalu gelap. Misalnya Anda atau exposure pada 1/80 sec, aperture f/6.3, dan ISO 100. Biasanya pemakain ISO rendah akan menghasilkan gambar terlalu gelap, namun justru ini yang Anda perlukan. Pada ISO 100, kualitas foto akan tetap tinggi karena minim noise dan warna subyek akan menonjol dengan latar belakang hitam yang solid.

Teknik low key sering dipakai para fotografer di studio untuk memotret produk agar terlihat cool dan elegan, dengan menggunakan penataan lampu. Sementara untuk street photography, pastikan obyek bidik berada pada lokasi pencahayaan yang tepat.

Baca juga, Cara Membuat Foto Sekeren Bintang Instagram

0 comments