NOW READING

Aturan yang Perlu Diperhatikan untuk Menerbangkan Drone

 4694
+
 4694

Aturan yang Perlu Diperhatikan untuk Menerbangkan Drone

by The Daily Oktagon

Topik soal pesawat nirawak atau populer disebut drone sedang melambung dalam beragam ulasan di berbagai media. Mulai dari rencana grup band Muse menerbangkan drone pada pergelaran konser mereka, sampai reportase tentang China yang kabarnya sedang membangun ribuan tentara drone.

Selain itu tak sedikit juga bahasan mengenai penggunaan drone yang berpotensi membahayakan keselamatan orang lain, bahkan melanggar hukum. Misal, saat ada orang yang mengabadikan foto pesawat di area landasan pacu bandara Kuala Lumpur, Malaysia, kemudian mengunggahnya ke Instagram. Atau drone yang digunakan kartel Meksiko untuk menyelundupkan narkoba ke Amerika Serikat.

Memang, meski kini drone dijual bebas dan mulai populer digunakan untuk berbagai keperluan, bukan berarti tidak ada aturan terkait keselamatan pada penggunaannya. Bahkan di beberapa negara aturan tentang hal ini pun cukup tegas.

Pendiri Komunitas Drone Indonesia, Awi Wicaksono pernah menulis dalam blog garapannya; di Amerika Serikat, tidak boleh ada drone yang terbang di semua area yang tergolong National Park. Sementara di Thailand, drone yang terbang dengan kamera tidak diperbolehkan. Lain lagi di Spanyol, yang melarang penerbangan drone untuk kepentingan komersial.

Bahkan, di Abu Dhabi, dilarang menjual drone.

Sebab deretan peraturan itu, karena ada saja pilot yang menerbangkan drone seenaknya, dan cenderung abai dengan keselamatan dan privasi orang lain.

 

Di Indonesia sendiri belum ada regulasi resmi dari pemerintah tentang penggunaan drone; tapi untuk acuan, organisasi seperti Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) merilis aturan dan etika umum yang perlu diperhatikan sebelum menerbangkan drone agar tidak merugikan orang lain.

“Menerbangkan pesawat tanpa awak tidak bisa sembarangan, dan memerlukan perhatian khusus agar tidak merugikan orang lain. Kasus drone jatuh atau mendarat di runaway pesawat merupakan contoh kasus yang berpotensi merugikan orang lain,” ujar Awi yang juga Ketua Umum APDI.

Berikut ini aturan versi APDI:

  1. Dilarang terbang lebih dari 200 meter karena sudah masuk area penerbangan pesawat komersial.
  2. Dilarang terbang dekat kepala manusia.
  3. Dilarang terbang tepat di atas kerumunan orang.
  4. Menerbangkan drone di ruang publik boleh saja, namun perlu memastikan apakah perlu izin terbang di area tersebut.

aturan yg perlu diperhatikan untuk menerbangkan drone3

Selain itu, kita juga bisa menjadikan peraturan yang ditetapkan secara resmi di negara lain sebagai rujukan petunjuk keselamatan penerbangan drone; misal seperti aturan yang berlaku di Kanada berikut ini:

  • Lakukan penerbangan saat siang hari atau pada saat cuaca cerah.
  • Pastikan drone selalu tampak dalam jarak pandang kita.
  • Cek kelengkapan teknis drone yang diterbangkan sebelum terbang.
  • Memastikan apakah kita perlu mengantongi izin dari aparat setempat.
  • Hargai privasi orang lain; jangan terbang di atas wilayah pribadi dan mengambil foto atau video tanpa izin.

Juga larangan terbang saat:

  • Berada kurang dari 9 kilometer dari bandara atau landasan helikopter.
  • Lebih tinggi dari 90 meter.
  • Lebih dekat dari 150 meter dengan orang, binatang, bangunan, atau kendaraan.
  • Di area keramaian atau kerumunan orang seperti pantai, acara olahraga, konser luar ruang, festival, atau acara kembang api.
  • Berdekatan dengan kendaraan yang bergerak; hindari jalan tol, jembatan, jalanan yang ramai, atau area yang berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara kendaraan bermotor.
  • Di kawasan udara terlarang, termasuk di sekitar area pangkalan militer, penjara, atau tempat terjadinya kebakaran hutan.
  • Di area yang berpeluang mengganggu aktivitas pertolongan pertama pada penderita sakit, cedera, atau kecelakaan.

APDI sendiri menyatakan selalu mendorong anggota yang mendapatkan sertifikasi pilot versi APDI untuk bertanggung jawab dan mengikuti aturan penerbangan drone. Jika melanggar, asosiasi bisa mengenakan sanksi, mulai dari teguran, pencabutan sertifikat, hingga dikeluarkan dari asosiasi.

Karena apapun kepentingan penerbangan drone, keselamatan orang di sekitar lokasi penerbangan tetap penting diperhatikan. Walau belum ada aturan resmi yang berlaku luas di Indonesia, kita bisa mengacu pada ketentuan APDI atau regulasi di negara lain untuk bekal menerbangkan drone dengan cara aman.

0 comments