NOW READING

Ari Lasso, Memori Cerita di Balik Sebuah Foto

 345
+
 345

Ari Lasso, Memori Cerita di Balik Sebuah Foto

by The Daily Oktagon
  • Selain menjadi seorang penyanyi papan atas, Ari Lasso juga menekuni hobi fotografi.
  • Bagi Ari Lasso, sebuah foto dapat menyimpan sebuah memori yang bisa diingat-ingat kembali cerita di baliknya.
  • Ari Lasso menyukai gaya fotografi lansekap dan juga long exposure saat menghasilkan karya-karya fotografinya.

Selain sebagai seorang penyanyi, Ari Lasso juga memiliki hobi fotografi yang sering ia unggah lewat akun Instagram-nya. Dalam menghasilkan karya fotografinya, Ari menyukai gaya lansekap dan juga long exposure.

Ingin tahu lebih jauh tentang hobi fotografi dari seorang Ari Lasso? Simak perbincangan The Daily Oktagon bersama Ari Lasso berikut ini.

Sejak kapan mulai menyukai fotografi?

Saya mulai sejak tahun 2004. Awalnya belajar dari teman yang memang jago motret dan kemudian mulai belajar sendiri.

ari lasso

Apa yang membuat Anda tertarik dalam seni fotografi?

Karena dengan fotografi kita bisa mengabadikan sebuah momen penting dan berharga yang pada suatu saat bisa kita ingat lagi cerita-cerita di balik foto tersebut. Bagi saya foto merupakan penyimpan memori yang baik.

Kenapa Anda menyukai fotografi lansekap?

Pada dasarnya saya memang menyukai keindahan alam, baik itu gunung maupun laut. Dan, fotografi lansekap merupakan salah satu cara terbaik untuk melukis keindahan alam yang saya sukai tersebut.

Simak penuturan Billy Tjong seorang desainer yang terpincut dengan dunia fotografi.

Apa yang akan selalu menjadi ciri khas dalam setiap karya-karya fotografi Anda?

Wah apa ya ciri khasnya? Hahaha. Untuk foto pantai laut saya menggunakan teknik long exposure. Dengan teknik ini hasil fotonya lebih dramatis dan produksi warnanya juga bisa semakin kompleks.

ari lasso

Siapa fotografer yang Anda idolakan?

Untuk lansekap saya suka dengan karya-karyanya Ansel Adams, sedangkan untuk long exposure saya suka dengan gaya Darren Moore.

Menurut Anda bagaimana peran teknologi digital saat ini di dunia fotografi dalam mendukung terciptanya hasil-hasil foto yang bagus?

Dengan munculnya beragam aplikasi edit foto tentunya ini sangat membantu bagi siapa pun untuk menghasilkan foto yang lebih bagus. Apalagi penggunaannya juga sangat mudah sehingga non profesional pun bisa menggunakannya.

Apa kamera yang pertama kali Anda gunakan?

Saya waktu itu pertama kali beli kamera Canon EOS 30D karena disarankan oleh sahabat saya yang banyak mengajari fotografi.

Simak juga cara penggunaan gadget secara positif ala Joe Taslim hanya di artikel ini.

Kalau sekarang sedang memakai kamera apa?

Sekarang saya lebih sering memakai kamera mirrorless saja, lebih praktis dan ringkas. Saat ini saya banyak mengandalkan Fujifilm X-T1 dan Leica Q. Kedua kamera ini memiliki karakteristiknya tersendiri yang sangat saya sukai, selain karena bentuknya ringkas.

Tempat mana yang paling berkesan bagi Anda saat mengambil foto?

Beberapa tempat di Bali seperti pantai dan danau. Suasana dan warna-warna sunrise-sunset-nya kadang sangat mengagumkan. Sulit untuk ditandingi oleh situasi di mana pun.

Jika berandai-andai, perkembangan teknologi digital apa yang Anda harapkan tercipta di dunia fotografi ini?

Waduh apa ya? Sepertinya saat ini bagi saya sudah cukup atau malah belum terpikirkan lagi.

Ini pendapat Joko Anwar tentang dunia konten digital di Indonesia.

Bagaimana Anda sendiri memanfaatkan perkembangan teknologi secara luas untuk pekerjaan sehari-hari?

Saya memakai teknologi lebih kepada untuk mempermudah pekerjaan, baik itu untuk rekaman maupun foto. Selain itu, saya juga menggunakan perkembangan teknologi ini untuk sarana berkomunikasi dan bermedia sosial.

Gadget apa saja yang selalu Anda bawa kemana-mana sehari-hari? Dan kenapa memilih gadget tersebut?

Saya selalu membawa iPhone dan iPad karena semua hal bisa saya kerjakan dari dua gadget tersebut. Jadinya sangat praktis.

Kepraktisan menjadi salah satu ciri dari Ari Lasso dalam memilih gadget, baik untuk hobi fotografinya ataupun untuk urusan pekerjaannya. Apakah Anda juga akan memilih alasan yang sama saat membeli sebuah gadget?

0 comments