NOW READING

Apple , Inovasi Tiada Henti

 1871
+
 1871

Apple , Inovasi Tiada Henti

by The Daily Oktagon

Siapa yang tidak kenal Apple ? Salah satu produsen komputer dan gadget dengan nama besar di dunia saat ini. Berdiri sejak 1 April 1976, Apple lahir atas sebuah ide brilian dari Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne. Kala itu mereka memiliki keinginan membuat produk komputer.

Akhirnya berdirilah perusahaan yang awalnya bernama Apple Computer, Inc. Produk pertama yang diproduksi adalah Apple I, sebuah satu set komputer yang chasing-nya masih terbuat dari kayu. Produk ini pun terbilang sukses di pasaran.

Kesuksesan produk pertamanya tidak serta merta membuat Apple melejit menjadi perusahaan raksasa. Salah satu penyebabnya adalah minimnya modal yang mereka dimiliki. Apple membutuhkan dana segar agar bisa tetap berdiri dan lebih berkembang lagi.

Steve Jobs pun mulai mencari modal. Akhirnya dia bertemu dengan Mike Markkula, seorang pemodal yang menjamin pinjaman bank sebanyak $US250.000. Dengan dana segar, Apple Inc. kembali membuat produk komputer terbarunya, yaitu Apple II, yang berhasil dirilis pada 1977. Apple pun kembali mendulang sukses lewat produk keduanya ini. Penjualan Apple II mencapai jutaan unit hingga 1980-an. Bahkan Apple II dianggap sebagai cikal-bakal munculnya produk Personal Computer (PC).

Berkat suntikan dana segar, Apple ternyata tidak hanya membuat produk komputer, tetapi juga mulai mengembangkan berbagai software. Namun mereka tetap fokus untuk mengembangkan produk komputer.

Setelah Apple II, Apple meluncurkan produk komputer seri berikutnya yang diberi nama Lisa, pada 24 Januari 1984. Nama Lisa diilhami dari nama putri Steve Jobs. Sayangnya komputer ini ternyata tidak sukses di pasaran. Hal ini pula yang membuat Steve Jobs sempat dikeluarkan dari Apple Inc pada 1985.

Macintosh

Selepas keluarnya Steve Jobs, Apple merilis komputer terbarunya bernama Macintosh 128K, yang merupakan PC Macintosh pertama. Dibuat pada 1984, Macintosh 128K memiliki layar berukuran 9 inci, RAM 128 KB, dan aksesibilitas yang saat itu diklaim lebih mudah. Setelah versi Macintosh 128, Apple kembali menghadirkan produk lanjutannya, yaitu Macintosh 512K. Pada dasarnya produk ini memiliki spesifikasi yang sama, hanya saja dibekali kapasitas memori empat kali lebih besar.

Pada 1985, Apple kembali merilis produk terbaru, yaitu Macintosh XL, yang diikuti Macintosh Plus setahun kemudian. Komputer ini untuk pertama kalinya memiliki spesifikasi RAM 1 MB, port SCSI yang bisa digunakan untuk memasang harddisk eksternal. Pada 1989, hadir komputer Macintosh Portable yang menjadi seri Mac pertama yang menggunakan sumber daya dari baterai.

Namun ternyata, sederet produk Macintosh tersebut dinilai masih kurang berhasil di pasaran. Sepertinya kesuksesan Apple tidak lepas dari tangan dingin seorang Steve Jobs. Dan akhirnya pada 1996, Steve Jobs ditarik kembali untuk mengembangkan Apple.

Belajar dari produk Macintosh yang kurang sukses, Apple memperkenalkan komputer Powerbook. Produk Apple yang satu ini disebut sebagai komputer portabel yang pertama dengan bobot lebih ringan. Powerbook memiliki unit floppy disk yang benar-benar terpisah. Lini produk ini ternyata sukses, dan dipertahankan hingga 2006.

iMac

Selain Powerbook, produk lain yang menjadi salah satu kesuksesan tangan dingin Steve Jobs, adalah iMac. Produk ini diperkenalkan pertama kali pada 1998. iMac menjadi proyek besar Apple setelah Steve Jobs kembali menjabat sebagai CEO. iMac memiliki pendekatan desain yang lebih bergaya dibanding para pendahulunya. Di iMac Apple menanggalkan Floppy disk dan diganti dengan port USB.

Sederet tipe iMac sudah diluncurkan Apple, dan salah satu yang terbilang sukses yaitu iMac G4 yang dirilis pada awal 2002. Komputer ini memiliki bagian bawah layar berbentuk separuh bulat dan layar datar yang ditopang dengan leher yang bisa digerakkan atau diputar. Namun komputer model ini diberhentikan produksinya pada musim panas 2004.

Hasrat Apple untuk mengembangkan software yang lebih canggih, akhirnya berhasil direalisasikan dengan hadirnya Mac OS X pada 2001. Mac OS X adalah sebuah sistem operasi yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan, yang bisa digunakan tidak hanya untuk perusahaan tetapi juga untuk kebutuhan perorangan.

Pada pertengahan 2003, Apple sempat mengeluarkan poduk PowerPC generasi kelima yang menggunakan seri prosesor PowerPC 970 buatan IBM. Ini adalah komputer 64 bit pertama yang tersedia untuk umum.

Selanjutnya sebuah model baru penerus iMac G4, dihadirkan Apple pada 31 Agustus 2004, dengan nama iMac G5. Model ini mengemas seluruh central processing unit (CPU) di belakang layar komputer. iMac G5 menjadi komputer meja tertipis di dunia saat itu, dengan ketebalan hanya 5,1 cm.

MacBook

Apple terus berinovasi. Pada 2006 perusahaan berlogo apel tergigit ini, mengeluarkan produk terbaru dalam payung seri MacBook. Apple melengkapi notebook ini dengan webcam “iSight,” layar LCD berresolusi tajam, serta keyboard yang terintegrasi. Produk ini pun mendapa respon yang baik dari pengguna.

Apple pun menjaga momentum Macbook dengan menghadirkan lini terbarunya, yaitu MacBook Air pada 2008. Laptop ini menjadi produk Apple yang paling ramping dan dijuluki sebagai laptop tertipis di dunia. Agar bisa mencapai bentuk yang tipis, Macbook Air menghilangkan drive CD/DVD. MacBook Air juga menjadi produk pertama yang memiliki harddisk berkapasitas 80 GB dan layar LED.

Tidak hanya MacBook, Apple juga menjaga kesukesan iMac dengan mendesain ulang produk tersebut menjadi semakin tipis dan lebar dibanding model-model sebelumnya. iMac produksi terbaru dengan layar 27 inci, memiliki layar yang lebih tajam, mouse dan keyboard yang terpisah, prosesor Intel yang kencang dan penyimpanan data Fusion Drive yang mengombinasikan penyimpanan hard disk dan flash.

iPhone

Setelah sukses dengan produk komputer, Apple mulai kepincut untuk mencoba peruntungannya di produk smartphone. Dan akhirnya pada Januari 2007 Apple masuk ke pasar smartphone dengan memperkenalkan iPhone.

Tepat 29 Juni 2007 di Amerika, iPhone meluncur pertama kali sebagai smartphone yang merevolusi desain perangkat ponsel selama ini. iPhone hadir sebagai smartphone pertama yang memiliki inovasi desain layar sentuh luas, dengan cara penggunaan sentuhan layar yang atraktif. iPhone juga sukses sebagai terobosan baru di perangkat smartphone. Pada saat yang bersamaaan, nama perusahaan pun diganti menjadi hanya Apple, dengan menanggalkan kata “Computer”. Hal itu untuk mewakili diversifikasi produk perusahaan tersebut.

Setahun berselang, yaitu pada 2008, iPhone generasi kedua bernama iPhone 3G meluncur. Smartphone ini membawa keunggulan berupa koneksi 3G, yang membuat koneksi internet di smartphone menjadi lebih cepat. Kala itu kebanyakan smartphone masih terbatas pada koneksi internet GPRS. iPhone 3G juga menjadi iPhone pertama yang dilengkapi GPS. Ini memungkinkan pengguna bisa mengetahui posisi mereka. Kehadiran GPS juga dilengkapi dengan aplikasi peta digital.

Datang dengan bentuk yang sama, pada 2009 Apple merilis iPhone 3GS. Smartphone ini membawa keunggulan berupa kemampuan merekam video berkualitas VGA (480p). iPHone 3Gs juga dibekali digital compass yang memungkinkan pengguna menampilkan penunjuk arah di aplikasi peta digital.

Pada 2010, barulah Apple mulai mengubah desain produk iPhone melalui kehadiran iPhone 4. Smartphone ini dibekali layar yang lebih luas dan resolusi yang paling tinggi pada zamannya. Versi ini juga menjadi iPhone pertama yang sudah menggunakan layar Retina, dilengkapi kamera depan, dan meng-upgradekamera belakang menjadi 5 megapiksel, serta mampu merekam video HD 720p.

Pada 2011 mungkin menjadi tahun terberat dan paling menyedihkan bagi Apple. Tepat 24 Agustus 2011, Steve Jobs mundur dari jabatannya sebagai CEO Apple, digantikan oleh Tim Cook, mantan kepala logistik Apple. Tidak berselang lama, pada 5 Oktober 2011, Steve Jobs meninggal dunia karena kanker pankreas.

Pada tahun yang penuh duka, ternyata Apple berusaha move on dengan meluncurkan seri iPhone terbaru, yaitu iPhone 4s. Smartphone ini dilengkapi fitur baru bernama Siri, yakni asisten digital dalam bentuk suara cerdas yang memiliki kemampuan memenuhi semua permintaan pengguna. Mulai dari mengatur alarm, membuat janji di kalender hingga menjawab pertanyaan rumit dengan sedikit humor. iPhone 4s memiliki kemampuan lebih mumpuni, karena dibekali prosesor dual-core Apple A5. Smartphone ini juga dilengkapi kamera belakang 8 megapiksel serta ditambahkan layanan iCloud sebagai media penyimpanan alternatif.

Walau banyak orang meragukan masa depan Apple pasca kepergian Steve Jobs, namun dengan percaya diri Tim Cook mulai menunjukan kehebatan dirinya. Yaitu dengan menaikkan harga saham Apple yang mencapai $768 per lembar.

Apple pun terus menjaga kelangsungan bisnisnya dengan memproduksi smartphone terbaru lainnya. Dan pada 2013, Apple memperkenalkan dua tipe iPhone sekaligus. Keduanya, yaitu iPhone 5S, sebagai iPhone pertama yang dilengkapi fitur sidik jari, serta iPhone 5C yang merupakan iPhone dengan harga paling murah dibandingkan tipe iPhone lainnya.

Ini Alasan Mengapa iPhone 8 Dibanderol dengan Harga Selangit

Selanjutnya Apple kembali memperkenalkan dua iPhone terbaru yang berlayar lebar, yaitu iPhone 6 (berlayar 4.7 inc) dan iPhone 6 plus (berlayar 5.5 inc). Pada 2015, untuk pertama kalinya Apple menambah ketebalan iPhone pada seri barunya, yaitu iPhone 6s dan 6s Plus. Alasan utama mengapa bodi iPhone di kedua seri terbaru itu lebih tebal, adalah karena menggunakan teknologi layar baru yang membutuhkan lapisan layar tambahan. Teknologi layar ini memungkinkan ponsel merasakan sentuhan yang disebut Touch 3D. Selain itu iPhone 6s dan 6s Plus menjadi iPhone pertama yang dapat merekam video 4K.

Tahun 2016, Apple kembali merilis smartphone terbarunya yaitu iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Ada beberapa perubahan yang dilakukan pada produk iPhone ini. Pertama, Apple menghilangkan lubang headphone jackdan kedua, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus sudah berkemampuan water-proof. Selain iPhone 7 Plus juga menjadi iPhone pertama yang menggunakan sistem kamera ganda.

iPhone 8 Plus, Smartphone Terkencang di Dunia Saat Ini!

Dan pada 2017 yang juga menjadi momentum 10 tahun kehadiran iPhone, Apple membuat gebrakan dengan meluncurkan tiga iPhone terbaru sekaligus. Yaitu iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X. Yang paling mencuri perhatian, yaitu iPhone X. Karena untuk pertama kalinya iPhone menggunakan layar yang nyaris tanpa bezel. iPhone X juga menjadi iPhone pertama yang menggunakan layar OLED. Perubahan lain yang ada di iPhone X yaitu dihilangkannya fitur pengenalan sidik jari bernama Touch ID, dan menggantikannya dengan fitur keamanan lain berupa sistem pengenalan wajah atau Face ID. Apple juga menhadirkan fitur menarik bernama Animoji. Selain itu Apple juga melengkapi ketiga iPhone terbaru ini dengan fitur AirPower, yaitu pengisian baterai tanpa kabel.

8 Kelebihan iPhone X yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli

iPad

Selain iPhone, inovasi lain yang dilakukan Apple, yaitu dengan membuat perangkat tablet bernama iPad. Apple meluncurkan iPad pertama kali pada 2010. Saat Steve Jobs memperkenalkan perangkat tablet ini, para penggemar gadget terpikat dan membuat iPad langsung populer dan sukses besar.

Perangkat dengan layar sentuh berukuran besar ini berhasil terjual 300 ribu unit pada hari pertama penjualannya. Generasi iPad berikutnya diluncurkan pada 2011. iPad 2 ini didesain 33% lebih tipis dan 15% lebih ringan dibandingkan generasi pertamanya. Tidak hanya itu, iPad 2 juga telah menggunakan prosesor lebih cepat dan memperbaiki tampilan grafis.

Melalui generasi ketiganya yang dinamakan iPad 3, Apple memperbaiki resolusi layarnya. Produk yang diluncurkan pada Maret 2012 ini juga meningkatkan kemampuan kinerjanya. Generasi berikutnya, yaitu iPad 4 meluncur pada bulan September pada tahun yang sama. Pada saat yang sama, Apple juga memperkenalkan iPad Mini yang merupakan tablet pertama Apple yang memiliki ukuran layar lebih kecil, yaitu 7.9 inci.

iOS

iOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan Apple secara eksklusif, yang diperuntukkan bagi perangkat iPhone, iPad, dan iPod Touch. Berevolusi lebih dari 10 tahun, iOS Apple mengalami perkembangan melalui setiap update dan versi yang digulirkan.

Memulai debutnya pada ajang MacWorld pada Januari 2007, seri pertama iOS Apple menggunakan nama iPhone OS 1. Pada ajang tersebut, Steve Job melakukan presentasi mengenai perilisan iPhone OS 1 yang dirancang jauh lebih baik ketimbang OS mobile lain yang beredar saat itu, seperti Symbian OS, Palm OS dan BlackBerry OS. Di iPhone OS 1, terdapat tiga fitur utama, yakni internet, iPod dan telepon. OS generasi pertama ini memiliki kompabilitas dengan layar sentuh kapasitif berfitur pitch dan zoom.

Sementara itu, untuk generasi keduanya iPhone OS 2.0 dirilis bersamaan dengan iPhone 3G. Pada OS ini, Apple menambahkan toko aplikasi bernama AppStore, serta memiliki kemampuan sinkronisasi dengan aplikasi iTunes melalui PC.

iOS 11: Menjadikan Perangkat Apple Lebih Personal!

Di iPhone OS 3.0, Apple melakukan sejumlah perbaikan dan peningkatan. Versi OS ini diperkenalkan berbarengan dengan rilisnya iPhone 3Gs. Pada 2010, Apple meluncurkan iOS 4, bersamaan dengan iPhone 4. Apple melakukan perubahan nama pada generasi terbaru sistem operasinya. iOS 4 hadir dengan sejumlah fitur baru dan kini bisa dipakai oleh perangkat iPod Touch. Pada iOS 4, Apple mengedepankan fungsi multitasking. iOS 4 juga membawa fitur FaceTime atau biasa dikenal dengan video call.

Bersamaan dengan diluncurkannya iPhone 4S pada 2011, iOS Apple generasi kelima atau iOS 5 juga hadir. Pada versi ini Apple lebih menonjolkan aspek personalitas, serta menghadirkan fitur baru bernama Siri, sebuah asisten virtual yang terus dikembangkan sampai sekarang.

iOS Apple generasi keenam diperkenalkan pada ajang Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) 2012. iOS 6 hadir dengan penampilan yang lebih modern, termasuk menghadirkan fitur bernama Passbook dan mengganti Google Maps dengan aplikasi peta buatannya sendiri, yaitu Apple Maps.

iOS Apple generasi ketujuh (iOS 7) diperkenalkan bersamaan dengan rilisnya iPhone 5C dan iPhone 5S. iOS 7 menampilkan user interface baru bernuansa clean. Pada iOS Apple ke-7 ini Apple membawa fitur iTunes Radio.

iOS generasi ke delapan hadir dengan fitur baru yang disebut Continuity. Fitur ini bisa menghubungkan perangkat iPhone, iPad, iPod Touch ke perangkat Mac dengan lebih mudah. Selain itu, ada juga tambahan fitur bernama HealthKit, HomeKit, Touch ID dan mendukung aplikasi keyboard pihak ketiga.

Diperkenalkan di Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) 2015, penampilan iOS Apple generasi 9 tidak jauh berbeda dengan pendahulunya. iOS 9 memiliki sejumlah fungsi untuk memudahkan pengguna, seperti multitasking yang dirancang lebih simpel, serta fitur low-power mode untuk melihat penggunaan baterai.

Pada 2016 dirilis iOS 10 yang menawarkan kemudahan untuk mengakses kamera dari lockscreen. Selain itu aplikasi Music mendapatkan pembaharuan desain. Penggunaan 3D Touch juga lebih variatif. Serta kemudahan dalam mengirimkan pesan baik melalui SMS ataupun iMessage.

Dan yang terbaru, yaitu iOS 11 yang diluncurkan pada 2017. iOS 11 juga memperbaiki fungsi multitasking menjadi semakin mudah. Apple juga memberikan tampilan baru pada AppStore dan Control Center. iOS dirilis bersamaan dengan dirilisnya iPhone 8 dan iPhone 7s.

Dua Seri Penerus iPhone X Akan Dirilis pada 2018

iPod

Sebelum meraih kesuksesan melalui perangkat iPhone dan iPad, Apple juga memiliki produk multimedia yang terbilang sukses, yaitu iPod. Perangkat musik portabel ini sempat ‘meledak’ pada masa keemasannya. Namun pamor iPod terus memudar sejak kemunculan iPhone. Pasalnya, iPhone sendiri sudah memiliki fitur pemutar musik serupa dengan iPod yang kini telah menjelma menjadi aplikasi Apple Music.

iPod diperkenalkan oleh Steve Jobs pada 23 Oktober 2001, sebagai perangkat musik portabel tanpa kaset dan CD pertama di dunia. Untuk menggunakan iPod, pengguna harus mentransfer file musik MP3 dari iTunes ke perangkat tersebut.

iPod generasi pertama tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yaitu 5GB dan 10GB. Perangkat ini memiliki kemampuan baterai yang bertahan selama 10 jam. Dari masa ke masa iPod berkembang dengan berbagai varian. Mulai dari warna, kapasitas memori hingga kemampuan lainnya, seperti merekam suara, menambahkan wifi atau bahan menambahkan kamera.

iPod bergonta-ganti nama setelah tidak lagi menggunakan istilah generasi iPod. Seperti ada iPod Mini yang dirilis dua versi pada Januari 2004 dan Februari 2006. Lalu ada iPod Shuffle yang memulai debutnya pada Januari 2005. iPod Shuffle memiliki bentuk lebih kecil dan membawa cara baru untuk mendengarkan iPod, yakni secara acak. iPod Shuffle hadir tanpa layar, jadi semua pengontrolan lagu dilakukan pada headphone atau kontrol sentuhan pada bodi.

Lalu pada September 2005, Apple meluncurkan iPod Nano yang memiliki bodi yang lebih kecil. iPod Nano dilengkapi memori flash dengan penyimpanan hingga 8GB. Generasi kedua iPod Nano dirilis pada September 2006 didukung ruang penyimpanan 8 GB dan pemutaran audio 24 jam. Generasi terbaru iPod Nano kembali hadir pada 2007, 2008, 2009, 2010, dan 2012. Versi terakhir iPod Nano menjadi perangkat iPod tertipis yang pernah ada, dengan berat hanya satu ons bahkan berlayar 2,5 inci dan penyimpanan 16GB.

Apple juga pernah merilis iPod Touch pada 2007. Untuk pertama kalinya, Apple menambahkan WiFi dan antarmuka multitouch pada iPod Touch. iPod ini sangat mirip dengan iPhone yang memiliki kemampuan untuk membeli aplikasi, kemampuan foto, dan memori 32GB. Pada 2008 dan 2009 iPod Touch integrasi Nike +, ada pilihan warna hitam matte, dan memori 64GB. Generasi selanjutnya dari iPod Touch dirilis pada 2010, dengan bodi yang lebih ramping, dua kamera untuk mendukung Face Time, layar Retina, iCloud, dan iMessage. IPod Touch lalu dirilis lagi pada bulan Oktober 2012. Kali ini sudah menggunakan iOS 6 , Siri, layar 4 inci dan kamera flash HD.

Apple Watch

Sebenarnya Apple Watch pertama kali diumumkan oleh Tim Cook pada September 2014. Pada acara yang bertajuk “Spring Forward”. Apple Watch generasi pertama ini dibekali beberapa kemampuan, seperti untuk menjawab panggilan telepon, membalas pesan pendek, sebagai fitness tracker dan sebagai asisten pribadi.

Setelah dua tahun, tepatnya September 2016 Apple kembali hadirkan generasi jam pintar keduanya bersamaan dengan iPhone 7 dan 7 Plus. Apple Watch 2 hadir dengan tambahan fitur menarik. Jam pintar ini memungkinkan digunakan pengguna untuk menyelam sedalam 50 meter. Apple Watch 2 juga sudah dibekali fitur GPS.

Setahun kemudian, generasi ketiga dari Apple Watch rilis pada September 2017. Apple Watch 3 dilengkapi koneksi selular sendiri sehingga tak perlu bergantung dengan iPhone. Apple Watch 3 juga memiliki antena sendiri untuk akses 4G/LTE dan 3G. Apple Watch 3 dilengkapi pula dengan chip bernama “W2” untuk menyokong performa Bluetooth dan Wi-Fi.

0 comments