NOW READING

Andira Pramanta dan Gaya Hidup Digitalnya

 1669
+
 1669

Andira Pramanta dan Gaya Hidup Digitalnya

by The Daily Oktagon
  • Selepas tak lagi siaran, Andira Pramanta disibukan dengan pekerjaannya sebagai freelance graphic designer untuk beberapa proyek buku, dan menjadi social media manager seorang penyanyi Indoensia
  • Selain itu, sejak tahun 2015 ia mulai aktif sebagai seorang content creator untuk channel YouTube-nya.
  • Twitter, YouTube, dan Spotify adalah gaya hidup digital yang lekat dengan Andira Pramanta. Masing-masing memiliki perannya tersendiri dalam kehidupannya.

Nama Andira Pramanta mulai dikenal luas sebagai seorang penyiar radio yang menemani para pengendara mobil, saat berhadapan dengan kemacetan Jakarta yang luar biasa di sore hari. Kini meski ia sudah tidak lagi siaran radio, Andira tetap disibukan dengan berbagai macam pekerjaan yang digelutinya sehari-hari. Hampir semua pekerjaan yang ditekuninya saat ini berkaitan dengan teknologi dan gaya hidup digital.

Ingin tahu cerita lebih jauh tentang Andira Pramanta dan bagaimana ia menjalani gaya hidup digitalnya? Simak wawancaranya dengan The Daily Oktagon berikut ini.

Lagi sedang sibuk apa belakangan ini?
Masih freelance graphic design, dan sekarang ini lagi sedang mengerjakan dua proyek. Setelah selesai desain buku Catatan Najwa (Najwa Shihab), sekarang ini lagi mengerjakan buku Keluarga Kita (Najeela Shihab) dan sebuah buku seri toleransi: mengenal perbedaan berjudul Kitu, Kucing Kecil Bersuara Ganjil. Selain itu saya juga menjadi social media manager untuk Andien dan juga content creator untuk channel YouTube sendiri.

Bagaimana cara Anda dalam menjaga produktivitas dalam bekerja saat sedang berpuasa?
Tidak ada yang berubah kecuali jam bekerja. Karena sudah tidak siaran radio, dan anak sudah mulai libur, jadinya punya banyak waktu mengerjakan semuanya dari rumah. Sambil bekerja, sambil quality time dengan keluarga.

Bagaimana Anda membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga saat sedang berpuasa?
Saya memendekkan jam kerja, dari pagi hingga sekitar jam 4 sore. Selebihnya saya habiskan untuk ngabuburit, buka puasa, makan malam, dan tarawih bersama keluarga.

Kebiasaan-kebiasaan apa saja yang Anda lakukan agar bisa menjaga kebugaran saat berpuasa?
Olahraga low impact menjelang buka puasa. Inginnya sih sepedaan malem, tapi lebih pilih tinggal di rumah nonton Netflix sama anak-istri.

Sejak kapan memulai channel YouTube Andira Pramanta?
Punya account-nya sih udah lama ya, ada beberapa video tentang anak saya lahir, dan kuliah, tapi baru secara intens diisi kontennya dari November 2015.

Baca: Profil Brata Rafly yang membangun perusahaan fintech di tengah berbagai tantangan

Apa yang membuat Anda tertarik untuk membuat channel YouTube?
Awal cerita serius di YouTube karena pekerjaan saya yang juga seorang editor dan sutradara (video klip Glenn Fredly, Gamila Arief, Febrian, Maruli Tampubolon juga video lirik Raisa). Saya menggunakan medium tersebut untuk latihan editing video.

Bahannya apa? Diawali dari #vlogvember karena didorong teman saya @shanibudi dari tahun 2014 untuk bikin vlog, tapi beraninya baru November 2015. Sejak saat itu mulai deh tuh mengambil footage harian dan mengeditnya dalam episode video.

Konten-konten apa saja yang dihadirkan di channel YouTube Anda?
Tahun 2015-2016 kebanyakan sih vlog, travel vlog, tentang keluarga, tentang pekerjaan saya sebagai penyiar. Kemudian ada video review, unboxing gadget. Video bersama anak saya, biasanya unboxing mainan (building lego, etc).

Kamera-kamera apa saja yang Anda gunakan untuk membuat sebuah video?

Saya menggunakan berbagai macam kamera. Saya memakai Lumix G7 karena memiliki kemampuan 4K dan interchangeable lens, terus harganya juga yang membuat saya merasa “kalau hilang masih ikhlas.” Selain itu saya juga menggunakan Lumix LX10, profil warnanya masih sama dengan kamera utama saya.

Saya juga menggunakan lensa lebar dengan bukaan hinga f1.4 buatan Leica. Saya juga masih menggunakan kamera pocket pertama saya Canon GX7, stabilizer-nya paling baik di kelasnya. Selain kamera-kamera tersebut saya juga mengandalkan kamera Samsung Galaxy S7 karena gambarnya tidak kalah sama kamera video dan bisa slow motion, terus bisa dibawa berenang juga.

Simak ulasan EOS M6, mirrorless terbaru dari Canon di sini

Gadget apa saja yang selalu Anda bawa setiap harinya?

Samsung Galaxy S7 sebagai daily driver mobile phone, LX 10 sebagai daily pocket camera. Saya suka bentuknya yang compact dengan kualitas maksimal. Terakhir Moto 360 2nd Gen sebagai smartwatch yang saya gunakan.

Apakah Anda menggunakan gadget/aplikasi khusus dalam menjaga aktivitas Anda selama berpuasa?
Tidak ada. Kecuali alarm bangun sahur. Suka kelewatan soalnya!

Bagaimana cara Anda dalam memperkenalkan gadget ke anak-anak?
Dikenalkan sejak awal, tapi selalu dikawal dalam penggunaannya. Dibatasi pemakaiannya, dan mendorong untuk banyak berkreasi melalui gadget tersebut. Bukan sekadar konsumsi media dan main games.

Sejauh mana Anda memanfaatkan gaya hidup digital dalam kehidupan sehari-hari?
Bisa dibilang saya cukup lekat dengan Twitter, YouTube dan Spotify. Twitter untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di dunia, dan di sekitar saya, YouTube sebagai konsumsi media on demand, dan Spotify, menjadi soundtrack hidup saya.

Apa arti media sosial bagi Anda?
Media sosial buat saya itu sangat membantu menyebarkan pikiran (terutama yang positif), dan bisa mendekatkan kita dengan orang yang memiliki passion yang sama dengan kita. Bertemu dengan orang yang satu suara, juga mendapat point of view yang berbeda dengan kita. Media sosial juga bisa menjadi sebuah media pembelajaran.

Bagaimana Anda memanfaatkan media sosial untuk urusan pekerjaan?
Saya dan teman-teman selalu berusaha untuk menjadikan media sosial sebagai tempat yang positif. Dua arah sebenernya, media sosial membantu saya untuk menyebarkan/promosi pekerjaan yang saya lakukan (promosi desain buku, video, dan lainnya), dan di sisi lainnya juga saya gunakan untuk membantu promosi brand-brand yang mengajak bekerja sama.

0 comments