NOW READING

5 Teknologi pada Film Black Panther yang Ada di Dunia Nyata

 902
+
 902

5 Teknologi pada Film Black Panther yang Ada di Dunia Nyata

by The Daily Oktagon
  • Baju koko pada film Black Panther mendadak viral, namun ada banyak hal menarik yang bisa kita simak dari film garapan Marvel ini.
  • Selain vibranium, ada banyak teknologi canggih dalam film ini yang membuat kita berdecak kagum ketika melihatnya.
  • Akan tetapi, beberapa teknologi tersebut sangat mungkin diwujudkan dan bahkan benar-benar ada di dunia nyata.

Selain cerita yang seru, bukan hanya baju koko dan vibranium yang membuat film Black Panther tambah menarik, tapi juga teknologi canggih yang disisipkan di dalamnya.

Film Black Panther digarap dengan begitu apik oleh Marvel, dengan menggabungkan budaya Afrika dan kehidupan di dunia modern, serta kecanggihan teknologi. Dalam film ini, negara Wakanda (tempat para tokoh dalam film berasal) disembunyikan dari dunia luar. Padahal, di dalamnya, negara ini sangat maju dalam peradaban berkat logam terkuat yang disebut vibranium.

Ketika banyak orang fokus pada pakaian mirip baju koko yang menjadi pakaian sehari-hari di sana, ada cukup banyak hal yang lebih penting untuk disimak. Yaitu beberapa kecanggihan teknologi dalam film yang mungkin belum banyak orang tahu bahwa hal itu bukan sekadar angan-angan belaka.

Baca juga: 5 Pekerjaan Manusia yang Sulit ‘Direbut’ Robot

Film Black Panther

Foto: Marvel

Berikut ini 5 teknologi di film Black Panther yang sangat memungkinkan untuk bisa diwujudkan dan bahkan sudah benar-benar ada di dunia nyata saat ini.

Pesawat VTOL

Pada film Black Panther, terlihat pesawat yang punya kemampuan terbang dan mendarat secara vertikal. Meski tidak secepat di film, teknologi vertical take-off and landing (VTOL) telah dibuat dalam bentuk mobil terbang oleh Lilium Aviation.

Dengan begini, jika nantinya jadi diproduksi secara massal, maka siapa pun bisa bepergian dengan bebas di udara tanpa macet menggunakan mobil terbang bernama Lilium Jet ini. Dan, tidak membutuhkan tempat yang luas untuk bisa terbang maupun mendarat.

Baca juga: Canggihnya Teknologi Mobil Tanpa Sopir Buatan Apple

Film Black Panther

Foto: Lilium Aviation

VR dan AR Sekaligus

Dalam film, terdapat adegan ketika tokoh mengendalikan mobil dan pesawat dari jarak jauh. Hal ini dimungkinkan berkat teknologi virtual reality (VR) yang digabungkan dengan augmented reality (VR) sekaligus.

Meski tidak sesempurna seperti yang terlihat dalam film, kamu bisa melihat teknologi gabungan antara VR dan AR pada headset bertenaga prosesor Snapdragon 845. Perangkat ini baru saja diperkenalkan oleh Qualcomm, produsen chipset ternama yang banyak digunakan oleh smartphone di masa sekarang.

Kendaraan Driverless

Saat ini, seperti diketahui raksasa teknologi seperti Apple, Google dan lainnya tengah gencar merealisasikan mobil tanpa sopir. Mereka berlomba-lomba dalam menghadirkan driverless car dengan sempurna, namun hingga kini belum bisa diproduksi untuk umum.

Sedikit berbeda dengan di film Black Panther, mobil autonomous di dunia nyata dikendalikan menggunakan sistem dengan kecerdasan buatan yang disematkan pada mobil itu sendiri.

Display Hologram

Display hologram seperti pada film ini sebenarnya juga telah banyak dipertontonkan sebelumnya di film-film lain. Namun, yang perlu diketahui adalah keynataan bahwa teknologi ini bisa diwujudkan menggunakan teknik photophoretic optical trapping yang tengah dikembangkan oleh para peneliti dari Bringham Young University.

Sehingga mungkin dalam beberapa tahun lagi, display hologram tidak hanya bisa kita lihat dalam film-film Hollywood, tapi juga bisa kita gunakan dan rasakan di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Mobil Listrik Tesla Roadster Akan Dikirim ke Luar Angkasa

Film Black Panther

Foto: Hyperloop

Kereta Levitasi Magnetik

Kereta levitasi magnetik benar-benar bisa diwujudkan di dunia nyata oleh Elon Musk, melalui ide sistem kendaraan yang bisa bergerak dengan kecepatan suara bernama Hyperloop. Pendiri Tesla Motors dan SpaceX ini bahkan baru saja mendapatkan izin untuk penggalian jalur sistem kereta tersebut di Amerika Serikat.

Berkat penggabungan teknologi elektromagentik, termodinamika, dan dinamika fluida, Hyperloop sanggup melaju dengan kecepatan lebih dari 1.200 kilometer per jam. Bayangkan, dengan kereta ini kamu hanya membutuhkan waktu beberapa menit dari Jakarta ke Bandung.

Saat ini, teknologi sudah semakin maju dengan pesat. Jangan heran jika dalam film banyak hal yang sebenarnya mungkin tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Namun, sebenarnya kebanyakan teknologi canggih yang disajikan dalam film adalah konsep yang sebelumnya atau saat ini memang tengah dikembangkan oleh para ilmuwan di dunia nyata.

Penuhi gaya hidup digital kamu dan dapatkan gadget dengan harga terbaik di sini.

0 comments