NOW READING

5 Konsep Foto Pra-Nikah yang Bisa Digarap Sendiri

 9223
+
 9223

5 Konsep Foto Pra-Nikah yang Bisa Digarap Sendiri

by The Daily Oktagon

Heran. Reaksi itu terasa pas mewakili perasaan Richard Arthur saat memerhatikan perlengkapan fotografer pranikah yang disewanya. “Fotografernya pakai kamera Sony Alpha 6000, dan hanya menggunakan satu flash yang dipegang asistennya. Saya pikir setidaknya menggunakan kamera full frame, ternyata nggak,” ujarnya pada The Daily Oktagon.

Mengetahui perlengkapan yang digunakan relatif sederhana, Arthur dan mungkin sebagian dari kita pun berpikir, “Mengapa tidak menggarap foto pranikah sendiri saja?”

Menggarap foto pra-nikah sendiri memang lebih rumit. Kita perlu memikirkan sendiri soal lokasi, kostum hingga make up. Walau memang, mengerjakan foto pranikah sendiri bisa jadi mengurangi pengeluran, sehingga ongkos yang harus dikeluarkan untuk jasa fotografer bisa dialokasikan ke pos lain.

Jika memang berencana menggarap fotopra-nikah sendiri, selain hal-hal seperti lokasi dan sebagainya, kita juga harus mempertimbangkan bahwa foto-foto itu akan jadi kenangan berharga untuk pasangan yang menikah. Minimal, foto-foto itu akan dipajang di acara resepsi dan dilihat para tamu dan undangan.

3._Romance_in_Lomo

 

Maka itu, meski bergaya do it yourself penggarapannya tetap harus serius. Tidak lupa memikirkan serta menentukan konsep yang tepat. Sebagai langkah awal kami sajikan beberapa pilihan konsep dan alat pendukung untuk membuat foto pranikah sendiri, agar hasilnya tak kalah yahud dengan hasil jasa wedding photography profesional. Yang jelas, dengan beberapa hal di bawah ini, budget bisa ditekan menjadi jauh lebih rendah.

1. Fun and Memorable
Salah satu ciri dari konsep fun and memorable adalah tone warna yang lebih lembut. Konsep ini layak dicoba oleh para amatir. Selain persiapannya lebih simpel, seperti pemilihan kostum yang kasual serta lokasi yang fleksibel, perlengkapan fotonya yang dibutuhkan juga relatif ringkas.

Kamera yang cocok untuk menggarap konsep ini adalah Fujifilm X-A2 karena menghasilkan foto dengan tone lembut dan cocok untuk menggambarkan suasana romantis yang manis. Untuk keperluan lensa, gunakan lensa dengan bukaan besar mulai dari f/1.8 hingga f/1.2.

Anda bisa memilih lensa keluaran FujiFilm seperti Fujinon XF 35mm f1.4 R. Namun bila ingin mengurangi bujet, Anda bisa juga menggunakan lensa manual keluaran Nikkor, Takumar, atau Pentax yang harganya di bawah Rp1,7 juta

5._Casual_Indoor

2. FishEye-Dicted
Menggarap foto pranikah dengan dengan GoPro, kenapa tidak? Menggunakan GoPro HERO4 Silver atau Black Edition, Anda bisa mendapatkan sebuah foto pranikah yang indah.

Untuk para pecinta gambar fish eye, ada beberapa konsep foto pranikah yang bisa Anda pilih seperti foto dengan latar belakang yang indah atau justru foto ekstrim dari dalam laut.

3. Romance in Lomo
Konsep ini bukan berarti Anda menggunakan kamera Lomo untuk memotret, melainkan menghasilkan foto dengan tone vintage seperti hasil jepretan kamera Lomo. Kamera DSRL, mirrorless, atau bahkan ponsel cerdas pun bisa digunakan untuk konsep ini, karena efek Lomo didapatkan saat proses pasca-produksi menggunakan perangkat lunak untuk mengedit foto —atau bahkan aplikasi ponsel seperti fitur filter di Instagram, Snapseed, Camera360 Ultimate, dan lainnya.

Untuk menambah kesan vintage dalam foto “Romance in Lomo,” tentu akan lebih baik kalau Anda memilih lokasi dan kostum dengan suasana yang mendukung.

4. Love Scene in Night
Suasana malam bisa menambah sisi romantis foto pranikah. Bayangkan suasana jalan di malam hari dengan warna-warni sinar lampu menjadi latar foto; sangat romantis, bukan?

Untuk menangkap suasana malam yang low-light, ada beberapa alat pendukung yang perlu Anda siapkan. Pertama, tentu saja kameranya. Salah satu kandidat terbaik adalah Sony Alpha ILCE-A6000L  yang memang punya opsi Night Potrait mumpuni.

4._Love_Scene_in_Night

Perlengkapan lain yang perlu Anda siapkan adalah tripod Joby Gorilla Pod Focus. Selain bisa membuat hasil foto lebih stabil, tripod Joby ini punya kaki yang lentur sehingga bisa dipasang di permukaan tidak datar. Meski A6000 dilengkapi flash internal, ada baiknya Anda menggunakan flash eksternal Sony HVL-F32M.

5. Casual Indoor
Tema indoor punya sisi mudah sekaligus rumit. Hal pertama, Anda bisa tidak khawatir soal cuaca atau cahaya matahari yang kadang naik dan turun, tapi hal lainnya, Anda harus menyediakan lighting yang cukup.

Untuk pencahayaan, Anda bisa menggunakan Samsung NX GN20 yang sudah cukup memadai sebagai flash eksternal. Anda tinggal mengombinasikan flash dengan slow shutter speed agar subjek utama dan latar belakang mendapat pencahayaan dengan baik.

2._FishEye-Dicted

Tidak ada rekomendasi kamera yang spesifik untuk menggarap konsep ini. Anda hanya perlu memilih antara kamera DSLR atau pun mirrorless. Sebagai tambahan, Anda dapat menggunakan flash wireless trigger, agar posisi flash tak melulu menempel pada kamera.

Kemudahan lainnya dari konsep Casual Indoor adalah properti yang simpel. Soal pakaian pun Anda dan pasangan tinggal memadupadankan kostum kasual yang biasa dipakai sehari-hari atau saat kencan.

Sumber foto:

1. Fun and Memorable
2. FishEye-Dicted
3. Romance in Lomo
4. Love Scene in Night
5. Casual Indoor

0 comments