NOW READING

5 Kamera Mirrorless Terbaik Sepanjang 2017

 1793
+
 1793

5 Kamera Mirrorless Terbaik Sepanjang 2017

by The Daily Oktagon
  • Quick fact

Kepopuleran kamera mirrorless semakin merajalela. Banyaknya minat menggunakan mirrorless ini dikarenakan mirrorless merupakan sebuah perangkat kamera yang terkesan memiliki desain unik serta mudah untuk dibawa namun tetap mengusung teknologi canggih.

Foto: Shutterstock

Beberapa dari kamera mirrorless memiliki bodi segi empat dan terkesan mengusung tema vintage. Tak jarang pula mirrorless didesain sedemikian rupa sehingga menyerupai desain DSLR berikut ‘pentaprisme’nya pada bagian atas, meskipun pada mirrorless tidak ditemukan viewfinder seperti DSLR.

Baca juga : Kamera Mirrorless Terbaik untuk Video Saat Ini

Meskipun tanpa viewfinder, Anda tetap bisa melihat gambar yang akan Anda ambil melalui layar LCD. Bahkan, banyak mirrorless yang sudah mumpuni membidik gambar hanya dengan menyentuh layar kamera tersebut seperti ketika Anda mengambil gambar melalui smartphone Anda.

Dengan beberapa pertimbangan kecanggihan mirrorless yang telah disebutkan diatas, berikut ini The Daily Oktagon telah merangkum lima mirrorless terbaik yang ada pada 2017.

Fujifilm X-T2

Produk pembaruan dari Fujifilm X-T1 ini sekilas terlihat mirip. Namun jika diperhatikan, terdapat beberapa perbaikan besar dan perubahan yang paling terlihat terletak pada autofocus. Mirrorless yang memiliki resolusi 24.3MP ini dapat melakukan pelacakan AF subjek yang bergerak dengan jauh lebih tepat dan cepat.

Selain itu, Fujifilm X-T2 merupakan seri pertama dari Fujifilm X yang dapat merekam video 4K UHD (3840 x 2160) dengan kecepatan bit 100Mbps pada 30, 25 atau 24fps. Pada Fujifilm X-T2 juga terdapat output HDMI, pengaturan volume audio live, dan soket mikrofon 3.5mm yang dapat Anda temukan pada bodi kamera.

Baca juga : Fujifilm X-E3, Kamera Mirrorless Terbaru Incar Kelas Menengah

Tak berhenti sampai disitu, jika Anda melihat ke bagian bawah bodi kamera, Anda akan menemukan konektor untuk menyambungkan aksesori battery grip VPB-XT2 yang mampu menambah daya tahan baterai hingga 1.000 frame sekaligus mengaktifkan “Boost mode” untuk meningkatkan performa kamera di sektor AF tracking. Seperti bodi X-T2, battery grip ini juga didesain tahan cipratan air dan debu (weather resistant).

Sony Alpha A9

Mirrorless keluaran Sony ini mengusung teknologi AF yang tidak hanya cepat dalam menangkap momen, namun juga bergerak cepat dalam pelacakan fokus.

Sony Alpha A9 memiliki 20fps burst shoot dan EVF yang besar sehingga memungkinkan Anda mendapatkan penerangan yang pas pada saat mengambil gambar. Untuk spesifikasi lain, Sony Alpha A9 memiliki resolusi kamera sebesar 24,2MP. Layar pada Alpha A9 sebesar 3 inci yang sudah mengusung fitur full frame.

Foto: Sony

Dari segi konektivitas, Sony Alpha A9 mendukung koneksi Wi-Fi, NFC bluetooth (ini merupakan fitur yang tidak ada pada Sony Alpha A7R II), dan port Ethernet. Perlu diingat, Sony Alpha A9 mengusung tema cepat dalam hal transfer.

Panasonic Lumix GH5

Mirrorless keluaran Panasonic ini memiliki desain yang terkesan garang. Dengan layar sebesar 13 inci serta layar yang dapat diputar dan dilipat, menjadikan Lumix GH5 mudah digunakan untuk mengambik gambar dan video. Lumix GH5 menonjolkan fitur foto dan video yang canggih.

Baca juga : Lima Alasan Harus Memiliki Kamera Panasonic Lumix DC-GH5

Untuk fitur fotonya, Lumix GH5 menawarkan resolusi 6K dengan 30 fps dan menghasilkan 18 MP per frame. Untuk urusan video, Lumix GH5 mampu merekam video 4K dengan resolusi 4:2:2 10 bit yang dapat menghasilkan gambar sangat tajam.

Sony Alpha 6500

Sony Alpha 6500 merupakan mirrorless flagship APS-C dari Sony yang memiliki banyak fitur canggih pada perangkatnya. Sekilas Sony Alpha 6500 terlihat seperti DSLR karena penyangga yang terdapat pada perangkatnya, hal ini bertujuan agar pengguna dapat dimudahkan dalam pengambilan gambar. Dari layar, Sony Alpha 6500 telah mengusung layar sentuh untuk efektivitas penggunaan.

Foto: Sony

Dari segi spesifikasi, Alpha 6500 dilengkapi kamera beresolusi 24,2 megapiksel. Dengan sensor APS-C yang dimilikinya, Alpha 6500 dapat menangkap gambar hingga 307 file JPEG, semuanya dilakukan dengan kecepatan 11fps. Alpha 6500 juga mampu merekam video beresolusi 4K.

Pada perangkat Alpha 6500 juga terdapat viewfinder yang dapat menumbuhkan kenyamanan pengguna dalam mengambil gambar. Untuk kemudahan transfer data, Alpha 6500 dilengkapi konektivitas Wi-Fi dan NFC yang dapat terhubung langung dengan smartphone Anda.

Sony Alpha A7 II

Sony Alpha A7 II menjadi banyak incaran bagi pelaku fotografi kelas antusias maupun profesional. Sony Alpha A7 II ini merupakan ‘pembaruan’ dari Sony Alpha 7 yang telah dirilis pada 2003 lalu.

Baca juga : Hands-On Sony Alpha 7 II Bersama Oktagon

Pada seri terbarunya ini, Sony mengusung sensor 24 megapiksel yang sama dengan pendahulunya, dan prosesor Bionz X yang sama dengan seri A7 lainnya. Perbaikan datang dalam bentuk stabilisasi gambar berbasis sensor 5 sumbu, meningkatkan kinerja AF dan beberapa desain secara keseluruhan. Kontrol diletakkan dengan cara yang sama dengan a7, meskipun pegangan, tombol perintah dan rana telah didesain ulang sepenuhnya.

0 comments