NOW READING

4 Action Camera Terbaik yang Bisa Anda Beli Saat Ini

 5575
+
 5575

4 Action Camera Terbaik yang Bisa Anda Beli Saat Ini

by The Daily Oktagon

 

Sony HDR-AS100V 02

Kalau pepatah budaya barat mengatakan “a picture is worth a thousand words,” maka boleh saja saya modifikasi menjadi “a video is worth a thousand pictures.” Saya kira sebagian orang akan setuju, bahwa video bisa mendeskripsikan sesuatu dengan lebih gamblang ketimbang sebuah gambar.

YouTube adalah salah satu bukti bahwa video memegang peranan penting dalam kehidupan. Total penggunanya mencapai lebih dari 1 miliar, dan setiap harinya ada miliaran view yang tercipta, berdasarkan data resmi dari YouTube.

Berkat YouTube, kini kita tidak perlu bingung mencari sumber video yang menarik. Di saat yang sama, para pembuat video juga kian dipermudah oleh kehadiran action camera, dimana mereka bisa merekam berbagai momen paling ekstrem sekalipun dengan lebih mudah ketimbang menggunakan camcorder.

Di tengah gencarnya produsen perangkat elektronik meluncurkan action camera-nya masing-masing, Anda mungkin bertanya, “Manakah action camera terbaik untuk saya?” Well, izinkan kami merangkumnya menjadi empat action camera terbaik yang bisa Anda beli saat ini.

GoPro Hero4 Black

GoPro Hero4 Black

Pilihan pertama jelas jatuh pada GoPro Hero4 Black. GoPro adalah salah satu pelopor action cam, dan produk andalannnya ini unggul dalam sejumlah aspek.

Paling penting, GoPro Hero4 Black bisa merekam video dalam resolusi 4K (3840×2160) dalam kecepatan 30 fps dan dengan sudut pandang yang amat lebar. Di bawah 4K, Anda tinggal memilih resolusi yang diinginkan, mulai 2,7K, 1440p, 1080p dan seterusnya.

Dalam review-nya, Gizmodo cukup yakin mengatakan bahwa hasil rekaman GoPro Hero4 Black sangat baik dibandingkan action cam lain, termasuk halnya saat digunakan pada kondisi minim cahaya. Namun jika itu saja belum cukup, Anda bisa merekam video slo-mo 120 fps dalam resolusi 1080p, atau yang lebih ekstrem lagi, 240 fps dalam resolusi 720p.

GoPro Hero4 Black ditenagai oleh baterai berdaya 1.160 mAh, cukup untuk dipakai merekam video 4K 30 fps selama sekitar 1 jam. Terakhir, sebagai action cam yang paling populer, ekosistem aksesori GoPro termasuk yang paling lengkap.

Di AS, GoPro Hero4 Black dibanderol seharga $500. Anda bisa menggaetnya di toko-toko kamera tanah air seperti Oktagon dengan harga sekitar Rp 7 juta – paling mahal, namun juga paling menjanjikan.

Sony HDR-AS100V

Sony HDR-AS100V 01

Kalau $500 atau Rp 7 juta terlalu mahal buat Anda, Anda bisa memilih action cam besutan Sony ini. Performa Sony HDR-AS100V disebut-sebut cukup mendekati milik GoPro.

Pilihan resolusi perekamannya memang lebih terbatas, maksimal di angka 1080p 60 fps, dan slo-mo paling ekstrem di angka 720p 120 fps atau 480p 240 fps. Kendati demikian, Sony HDR-AS100V juga menawarkan perekaman video menggunakan codec XAVC S yang diklaim lebih bagus, sekaligus lebih irit space.

Namun keunggulan utama Sony HDR-AS100V justru terletak pada kualitas audio yang ditangkapnya. Wirecutter tidak segan menyebut hasil rekaman audionya lebih keras dan lebih jernih ketimbang action cam andalan terbaik GoPro sekalipun.

Sony HDR-AS100V mengambil tenaga dari baterai berdaya 1.240 mAh. Koleksi aksesori yang disediakan oleh Sony cukup beragam, namun saya kira masih kalah dari GoPro soal aksesori dari pihak ketiga.

Sony HDR-AS100V sudah bisa Anda beli dengan harga sekitar Rp 5,8 juta.

Garmin Virb Elite

Garmin Virb Elite

Pilihan ketiga jatuh pada action cam besutan salah satu raja GPS. Garmin Virb Elite ini cukup unik, pasalnya, ketimbang hanya merekam video, ia juga bisa merekam info lokasi berbekal GPS dan altimeter.

Sayang mode perekamannya lebih terbatas lagi; Anda hanya bisa merekam video maksimal pada resolusi 1080p dengan kecepatan 30 fps. Opsi slo-mo-nya tidak begitu istimewa, yakni 120 fps pada resolusi 480p.

Pun demikian, video 1080p yang dihasilkan tergolong cukup tajam. Wirecutter dengan yakin menempatkannya langsung di bawah GoPro soal kualitas video 1080p.

Keunikan lain Garmin Virb Elite adalah layar 1,4 incinya, dimana Anda bisa melihat video yang direkam langsung dari layar tersebut. Kapasitas baterainya cukup besar, yakni 2.000 mAh, dan diklaim bisa dipakai merekam video 1080p hingga 3 jam non-stop.

Dari ketiga action cam pilihan di sini, Garmin Virb Elite merupakan yang paling terjangkau. Anda bisa menggaetnya dengan dana sekitar Rp 4 juta. Dalam paket pembeliannya, akan disertakan pula mount adapter GoPro sehingga Anda bisa menggunakannya dengan aksesori-aksesori milik action cam GoPro.

Polaroid Cube

Polaroid Cube

Alternatif terakhir action camera terbaik jatuh pada Polaroid Cube. Action camera ini unik karena bentuknya yang sangat mungil. Sesuai namanya, ia berbentuk persegi dengan dimensi 35 mm dan bobot hanya 45 gram, sangat kecil untuk bisa digenggam menggunakan dua jari saja.

Bodi kecil Polaroid Cube telah dirancang agar tahan cipratan air, tapi bukan untuk diajak menyelam. Ia dapat mengakomodasi microSD dengan kapasitas maksimum 32 GB, dan baterainya diklaim dapat bertahan hingga 90 menit.

Di dalamnya telah tertanam lensa wide-angle 124º f/2.0 dan sensor gambar yang dapat merekam video dalam resolusi maksimal 1080p 30 fps dan foto 6 megapixel. CNET menilai, kualitas video yang dihasilkan memang tidak sekelas mayoritas action cam lain.

Sistem mounting yang diadopsi memanfaatkan magnet, dan Polaroid menyediakan sejumlah aksesori untuk berbagai macam keperluan. Bagian yang terbaik, harganya amat terjangkau, hanya sekitar Rp 1,6 juta, dan ia tersedia dalam tiga pilihan warna: biru muda, hitam dan merah.

0 comments