NOW READING

3 Kamera Mirrorless Modern Bergaya Klasik

 4479
+
 4479

3 Kamera Mirrorless Modern Bergaya Klasik

by The Daily Oktagon
  • Kamera mirrorless kian digemari karena desainnya yang simpel dan ringan namun mampu menghadirkan kemampuan foto sekelas kamera DSLR.
  • Ketika DSLR justru menghadirkan desain modern, mirrorless justru diramaikan dengan desain retro sehingga menghasilkan nuansa nostalgia seperti mengguna kamera zaman dulu.
  • Dibaik desain retro atau klasik, kemampuan kamera mirrorless tetap datang dengan kemampuan fotografi terbaik.

Karena ukurannya yang compact sehingga mudah dibawa kemana-mana, misalnya dikalungkan di leher, tren kamera mirrorless belakangan dikemas dengan desain yang relatif menarik ketimbang DSLR.

Banyak kamera mirrorless saat ini dikemas dengan gaya retro atau klasik, seperti kamera analog jaman dulu. Alhasil kamera mirrorless semakin memikat tidak hanya dari sisi kemampuan perangkat tetapi juga nilai estetikanya sebagai bagian dari fashion.

Namun tentu saja jangan sampai Anda ‘beli kucing dalam karung’ karena hanya terpikat desain lalu menyesal karena kemampuannya biasa saja. The Daily Oktagon merangkum beberapa kamera dengan desain retro serta dilengkapi kemampuan terbaik.

Fujifilm X-T20

Untuk hal desain kamera, tentu saja vendor yang sudah sejak lama menciptakan kamera ini menguasai desain kamera dengan gaya retro. Fujifilm X-T20 merupakan versi terjangkau dari X-T2. Kamera ini pertama kali menarik perhatian dunia saat dipamerkan pada ajang Fujikina 2017 di Kyoto, Jepang, dan masuk ke Indonesia di Maret lalu.

Fujifilm X-T20 masih membawa beberapa fitur premium dari “kakaknya”. Untuk kemampuan mengolah foto dan video, kamera ini dibekali dengan sensor APS-C X Trans III yang memiliki resolusi 24 MP dan X-Processor Pro yang sama juga dengan X-Pro, salah satu dari dua mirrorless flagship Fujifilm selain X-T20.

Untuk waktu startup, kamera ini hanya butuh waktu sekitar 0,4 detik. Sementara dalam mode continous shooting, jarak yang dihasilkan antar tiap jepretan hanya butuh waktu 0,25 detik. Untuk kemampuan pengaturan ISO bisa mencapai 12800.

Tidak sampai di situ saja, X-T20 pun sanggup merekam video dengan resolusi 4K 30 frame per second serta kemampuan fokus yang lebih cepat dengan kecepatan 0,06 detik.

Boyongan fitur modern masih terbukti dengan hadirnya layar lipat LDC berukuran 3 inci dengan teknologi layar sentuh dan electronic viewfinder, yang bisa dipergunakan untuk touch setting, memilih titik AF, navigasi galeri foto dan zooming hasil foto. Kamera ini dibanderol dengan harga Rp 14,5 juta dengan paket lensa Fujinon XC 16-50 mm.

Ulasan kamera Fujifilm yang lain bisa dilihat di sini

Olympus Pen-F

Kamera mirrorless pabrikan Olympus sebetulnya ‘reinkarnasi’ dari kamera yang pernah dirilis di 1963, dan pada 2016 dirilis dalam bentuk digital. Olympus Pen-F masih memiliki desain retro serupa dengan seri terdahulunya. Perangkat ini dirilis kembali juga dalam rangka memperingati ulang tahun ke-80 dari Olympus.

Olympus Pen-F adalah kamera mirrorless compact dengan prosesor Truepic VII dan sensor Micro Four Thirds (17,4 mm x 13 mm) . Resolusi sensor sebesar 20 MP dan didukung dengan sistem image stabilization 5-axis sehingga diklaim oleh Olympus sudah mampu menghasilkan foto di kondisi minim cahaya dan guncangan, termasuk saat mengambil video.

Perangkat ini menyediakan electronic viewfinder berkualitas OLED dengan resolusi 2,36 juta titik. Selain itu juga ada panel layar sentuh LED berukuran 3 inci yang juga dapat dipergunakan untuk touch shooting, mengatur titik fokus, serta navigasi galeri foto, namun tidak bisa dipergunakan untuk mengakses pengaturan kamera.

Untuk kemampuan fotografi, Olympus Pen-F memang canggih. Shutter speed yang disediakan mulai dari 1/8000 atau 1/16000 menggunakan electronic shutter. Rentang ISO yang diberikan juga sangat luas, dari 80 hingga 25.600. Olympus mengklaim shutter lag kamera ini hanya 0,044 detik sehingga mampu menangkap berbagai momen dengan cepat.

Sayangnya kamera ini hanya mampu merekam video di resolusi 1080p, bukan 4K. Namun pengguna masih akan terobati dengan beragam efek filter yang tersedia untuk foto dan video, mulai dari monochrome profile control, color profile control, art filters dan color creator.

Satu lagi kemampuan menarik dari Olympus Pen-F yaitu fitur Hi-Res yang menyatukan 8 buah foto menjadi satu gambar beresolusi 50 MP, sehingga mampu menghasilkan foto yang detil dan ukuran yang lebih besar untuk dicetak. Olympus dapat dimiliki dengan merogoh kocek sebesar Rp18,8 juta untuk bodi saja.

Jangan sembarangan menyimpan kamera. Lihat kiatnya di artikel ini

Panasonic Lumix GX80

Kamera ini merupakan turunan dari seri flagship GX8 sehingga memboyong beberapa fitur terbaiknya untuk sebuah kamera di kelas menengah.

Produk ini memiliki sensor Micro Four Thirds dengan resolusi lensa 16 MP sehingga bisa menggunakan beragam lensa dari berbagai merek dengan sensor yang sama, serupa dengan yang dimiliki oleh Olympus.

Dalam paket penjualannya yang dibanderol Rp 10 juta-an ini dilengkapi dengan 12-32 mm f3,5-5,6. Untuk ISO yang diberikan Panasonic Lumix GX80 memiliki rentang ISO 100 hingga 25600 dengan sistem autofocus 49 titik serta image stabilization 5-axis, sehingga kualitas foto tetap tajam minim guncangan.

Pada bagian punggungnya terdapat electronic viewfinder dan layar sentuh 3 inci yang memiliki fungsi serupa seperti pada kamera Fujifilm X-T20 dan Olympus Pen-F, termasuk bisa diputar ke beberapa sudut kemiringan sehingga mampu dipergunakan untuk selfie.

Fitur yang menjadi keunggulan utama dari Panasonic Lumix GX80 adalah kemampuan 4K sehingga tidak hanya baik untuk perekaman video dalam 30fps, tetapi juga untuk menghasilkan foto 4K yang diambil dari video serta mengatur fokus setelah foto diambil.

Pada mode 4K tersedia beberapa fitur pilihan, yaitu mode 4K Burst, 4K Burst (Start/Stop) dan 4K Pre Burst. Perbedaan bisa dijalankan misalnya, mode 4K Burst merekam video selama tombol shutter ditekan. Sementara pada mode 4K Pre Burst merekam video selama dua detik ketika tombol shutter ditekan kemudian dilepaskan.

Melihat fitur dan kemampuannya, boleh dibilang Panasonic Lumix GX80 diposisikan sebagai mirrorless yang juga cocok untuk kemampuan video, sehingga pas dipergunakan untuk para vlogger.

Simak artikel ini untuk tips membuat video perjalanan yang menarik

Dengan perbandingan ketiga kamera ini, rasanya Anda sudah bisa menilai kamera mana yang paling cocok disesuaikan dengan minat fotografi Anda.

0 comments