NOW READING

3 Drone Teranyar Parrot: Jago Tempur hingga Ngebut

 2150
+
 2150

3 Drone Teranyar Parrot: Jago Tempur hingga Ngebut

by The Daily Oktagon
sumber foto utama: youtube
  • Selain DJI dan 3DR, ada produsen drone lain yang rajin memperbarui jajaran produknya, yakni Parrot.
  • Di penghujung 2016 ini, Parrot merilis 3 drone terbaru
  • Menariknya, tiga drone unik ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda

Meski bukan tergolong negara pencipta teknologi seperti Amerika, Jepang, atau Korea, Indonesia masih terbilang up-to-date untuk urusan teknologi. Ya, penduduk Indonesia, khususnya yang tinggal di kota besar bisa menerima masuknya perkembangan teknologi dari luar dan langsung mengimplementasikannya dengan cepat.

Salah satu contohnya adalah begitu pesatnya pasar smartphone di Tanah Air. Bukan hanya jadi tambang emas produsen besar seperti Samsung, tapi juga sangat menguntungkan untuk produsen yang belum hadir resmi seperti Xiaomi.

Begitu juga dengan industri drone. Pesawat mini tanpa awak ini juga sudah jadi barang umum di kota-kota besar di Indonesia. Bahkan anak-anak pun sudah mengenal istilah drone dan tidak lagi heran apabila melihatnya terbang.

Karena antusiasme drone yang juga tergolong tinggi, maka tak heran produsen besar seperti Parrot turut memboyong lini produk teranyarnya ke Indonesia. Nah, belum lama ini Parrot sebagai salah satu produsen dan pemain utama drone asal Perancis mengumumkan kehadiran produk terbarunya di Indonesia. Berikut uraian The Daily Oktagon.

Disco

Drone ini memiliki bentuk yang sangat menarik dan berbeda dengan yang lainnya. Sekilas, drone seberat 500 g ini terlihat seperti sebuah pesawat siluman. Selain bentuknya yang sangat menarik, Parrot Disco juga memiliki banyak fitur-fitur unggulan seperti advance follow me yaitu kemampuan untuk mengikuti kemanapun pengendalinya pergi melalui sinyal GPS di smartphone.

drone

PARROT-DISCO glasses

Atau fitur look at me yang memungkinkan mini drone ini mengambil video secara otomatis bahkan saat Anda bergerak, Sementara fitur Axis Stabilization membuat drone dengan kemampuan kamera 1080p Full HD ini akan lebih stabil saat pengambilan video, jadi tidak perlu khawatir lagi dengan hasil video yang bergoyang.

Parrot Disco juga sudah dilengkapi dengan fitur dan teknologi FPV (first person view) yang bisa dinikmati langsung oleh pengguna lewat alat ala kacamata VR, yang diberi nama Cockpitglasses. Yang tidak kalah menarik adalah kecepatan terbang drone yang menurut website resminya seharga $999,99 (Rp. 13,3 jutaan) ini, mampu melesat hingga kecepatan 80 km per jam!

Agar video yang dihasilkan maksimal, harus jeli memilih drone. simak caranya di sini

Mambo

Parrot Mambo masuk ke dalam kategori drone mini. Ia dilengkapi dengan beberapa aksesori yang bisa dipasang dan dilepas. Yang pertama adalah Cannon, berfungsi untuk menembakkan bola-bola kecil. Yang kedua adalah Grabber yang mempunyai fungsi untuk mengambil benda berukuran kecil layaknya menggunakan tangan.

Satu lagi aksesori yang sangat berguna adalah illuminator atau lampu terang untuk membantu penerangan saat dioperasikan di malam hari. Sederet aksesori tadi membuat drone yang menyemat teknologi koneksi Bluetooth V4.0 BLE ini sangat pas dijadikan teman saat bosan.

drone

Selain itu, fitur dan aksesori tersebut juga membuat drone yang di website resminya mempunyai harga $99 (sekitar Rp1,4 jutaan) cocok dimainkan untuk segala umur atau dimainkan bersama-sama saat berkumpul santai bersama keluarga.

Parrot Mambo dibekali baterai berkapasitas 550 mAh yang bisa diisi penuh selama kurang lebih setengah jam. Jika dimainkan menggunakan aksesori, ia bisa bertahan selama delapan menit. Namun jika tidak dipasangkan aksesori, baterainya bisa bertahan sembilan menit.

Simak profil drone ringkas berkemampuan tinggi di sini

Swing

Produk drone ketiga yang dibawa Parrot ke Indonesia adalah Swing. Ia juga masuk ke dalam kategori drone mini. Jangan kaget saat pertama kali melihat bentuknya karena memang sangat unik menyerupai pesawat dalam film Star Wars.

Berbeda dengan Parrot Mambo, Parrot Swing yang mempunyai berat 295 g ini mempunyai keunggulan dalam hal kecepatan. Parrot Swing mampu terbang dengan kecepatan hingga 30 km per jam sehingga sangat cocok untuk dimainkan dalam perlombaan adu kecepatan.

drone

drone

Oh ya, Parrot Swing sangat cocok untuk pengguna pemula karena dilengkapi kemampuan autopilot melalui kendali bernama Flypad. Selain itu, drone dengan baterai LiPo 200 mAh ini pun punya kemampuan take-off dan landing secara vertikal seperti pesawat terbang.

Karena memiliki desain yang unik dengan baling-baling kecil, drone dengan harga di website resmi $119,99 (Rp1,6 jutaan) ini tidak membutuhkan daya besar untuk beroperasi. Berbekal baterai 200 mAh yang dibawanya, ia bisa dimainkan dalam waktu sekitar enam jam dengan waktu pengisian dua jam.

Masing-masing drone mempunyai keunikan tersendiri. Sepertinya akan cukup “menantang” untuk Anda jika nantinya harus memilih salah satunya.

Kemampuan drone semakin canggih, termasuk mengenali wajah manusia. Intip di sini

0 comments