NOW READING

Walkera Rodeo 150 Mini, Drone Mungil dengan Kekuatan Ekstra

 1978
+
 1978

Walkera Rodeo 150 Mini, Drone Mungil dengan Kekuatan Ekstra

by The Daily Oktagon
  • Rodeo Mini 150 adalah drone mungil dan gesit dari Walkera.
  • Drone ini terlihat seperti mainan karena bodinya yang kecil, ringan, serta terbuat dari plastik.
  • Namun bodi plastik justru membuatnya memiliki kekuatan ekstra dan tidak mudah rusak bahkan setelah terjatuh berkali-kali.

Jangan terkecoh dengan nama drone yang satu ini. Namanya boleh jadi panjang, tapi bentuk dan dimensinya justru kecil dan ringkas. Walkera Rodeo 150 juga bisa disebut sebagai racing drone berkat kemampuan akselerasi yang dimilikinya.

Terlihat Seperti Mainan

Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone hanya seukuran telapak tangan pria dewasa saja. Dilihat dari penampilannya, drone satu ini sebenarnya juga masuk dalam kategori “mainan” berbasis remote control. Selain karena penampilan fisiknya, cara mengendalikannya juga lebih simpel dibanding drone profesional sekelas DJI atau 3DR.

walkera rodeo 150 mini

Dalam paket penjualannya disertakan remote control DEVO-7, satu buah kamera 600TVL, satu buah baterai 800 mAh Li-Po, serta user guide atau buku manual. Ukuran remote control DEVO-7 hampir sama dengan ukuran Rodeo 150 Mini.

Remote ini bekerja dengan daya dari baterai AA dan sudah diprogram sehingga Anda hanya tinggal menyalakan dan menghubungkannya ke drone untuk menerbangkannya.

Oh ya, perlu diketahui bahwa remote ini tidak memiliki on-screen display untuk melihat tangkapan kamera yang ada pada drone. Namun di sisi bawahnya terdapat layar untuk menampilkan koordinat drone.

Setelah menjajal remote-nya, kini waktunya untuk melihat Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone lebih dekat. Kami cukup terkejut ketika mengetahui drone mungil satu ini hanya terbuat dari bahan plastik. Tentu saja kami agak meragukan performa dan kekuatannya.

Baca juga ulasan tentang Teal, drone paling gesit di dunia

Drone Kecil dan Gesit

Dugaan kami ternyata salah. Meski ringan dan terbuat dari plastik, Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone punya kekuatan di atas rata-rata. Secara default, ada tiga mode flight yang disediakan. Mode pertama bisa digunakan untuk menerbangkan drone di rumah. Pergerakannya hanya 2D.

Sementara dua mode lainnya menawarkan pergerakan 3D namun tanpa fitur stabilization. Karenanya kami sangat menyarankan untuk mulai menerbangkan menggunakan mode pertama. Jika sudah stabil, Anda bisa memindahkannya ke mode kedua atau ketiga untuk pergerakan yang lebih leluasa.

walkera rodeo 150 mini

Dilengkapi dengan empat buah baling-baling, Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone bisa bergerak dengan gesit. Drone ini bisa diterbangkan untuk keperluan indoor maupun outdoor, selama tidak ada angin yang berhembus kelewat kencang.

Nah, yang menarik dari Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone adalah kekuatannya. Saat diterbangkan lalu membentur dinding dan terjatuh beberapa kali, baling-balingnya tidak mengalami kerusakan. Begitu pun dengan bodinya. Di sinilah kami menilai bahwa material plastik solid yang digunakan ternyata memiliki keuntungan tersendiri.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah keberadaan dua buah antena yang mungkin bakal mudah patah jika langsung menghantam tembok atau material keras lainnya.

Simak pula pembahasan tentang Mi Drone dari Xiaomi yang memiliki performa tangkas dengan harga terjangkau

Dilengkapi Kamera dan LED

Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone disertai kamera dan sebuah LED di sisi depan. Kameranya dapat digerakkan saat sedang mengambil gambar. Sementara LED di bagian depan berguna untuk membantu menerangi area saat kondisi gelap.

Sayangnya, kamera yang disertakan tidak memiliki fitur manual focus. Artinya Anda hanya bisa merekam sesuai dengan standarnya saja. Begitu pun dengan kualitas kameranya yang biasa-biasa saja.

Bisa jadi hal ini tergolong wajar karena Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone bukan drone profesional untuk kebutuhan shooting.

walkera rodeo 150 mini

Dalam paket penjualannya, Walkera Rodeo 150 Mini FPV Racing Drone yang dibanderol Rp 3.699.000 ini disertai baterai 800 mAh. Untuk sebuah drone, kapasitasnya memang tergolong kecil. Pertama kali menggunakannya, Anda harus mengisinya terlebih dahulu sekitar satu jam.

Dalam kondisi penuh, baterai ini hanya mampu menerbangkan drone selama tujuh menit saja. Karenanya kita harus membeli baterai tambahan jika ingin menerbangkannya lebih lama.

Ikuti obrolan dengan Evi Arbay tentang Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) di sini

0 comments