NOW READING

Mari Mencoba Fotografi Makro

 3060
+
 3060

Mari Mencoba Fotografi Makro

by The Daily Oktagon

Fotografi makro merupakan salah satu genre fotografi yang sangat digemari belakangan ini. Pasalnya, genre yang memotret subjek dari jarak yang sangat dekat ini menghasilkan foto yang kaya akan detail. Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1, yaitu gambar yang dihasilkan ukurannya sama dengan benda aslinya. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk dapat menghasilkan foto yang memuaskan? Mari mncoba fotografi makro.

Ada beberapa perlengkapan penting yang bisa Anda gunakan untuk melakukan fotografi makro. Yang paling utama adalah lensa memadai untuk menghasilkan gambar super-detail, yaitu lensa makro. Sayangnya, bagi pemula, membeli lensa ini perlu pertimbangan matang-matang. Karena harga lensa makro biasanya cukup menguras saku.

Namun jangan dulu khawatir. Kata orang, banyak jalan menuju Roma. Oleh karena itu, beberapa fotografer mengakalinya dengan menggunakan cara lain yang dapat menghemat pengeluaran.

 

1. Reverse Ring
Reverse ring adalah sebuah adaptor yang memungkinkan Anda membalik lensa. Dengan begitu, Anda bisa mendapat hasil foto makro yang harusnya dipotret dengan lensa 85 mm, 100 mm, atau lensa Tamron makro dengan range harga di kisaran Rp 3,5 – Rp 5 juta.

Regular_Image_-_Reverse_lens

 

Sedangkan, di pasaran, harga reverse ring tidak sampai Rp 100 ribu. Namun, penggunaan reverse ring untuk memotret makro ternyata memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, autofokus yang tidak bekerja karena koneksi elektronik kamera ke lensa harus terputus. Solusinya, Anda hanya perlu menggunakan mode P (Program) atau Aperture Priority karena metering tetap bekerja seperti biasa.

2. Extension Tube
Adalah sebuah “tambahan” untuk lensa yang membuat jarak fokus pada subjek menjadi lebih dekat. Alat ini harganya cukup bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga hampir satu juta.

Regular_Image_-_Extension_Tube

Extension tube adalah sebuah ring logam berbentuk silinder dan tidak memiliki elemen optik lagi, sehingga kualitas foto tidak terpengaruh secara optik. Maka dari itu, Anda tidak bisa berharap kualitas foto yang dihasilkan akan menyamai kualitas lensa khusus makro. Intinya, semakin banyak tumpukan extension tube, maka akan semakin tinggi tingkat perbesarannya.

3. Adaptor Lensa Makro
Cara lain yang bisa Anda gunakan untuk melakukan fotografi makro adalah memasang adaptor lensa makro, atau macroscopic lens, di depan lensa kamera Anda. Untuk adaptor merek Raynox, misalnya, bisa didapatkan dengan harga tidak sampai satu juta. Foto makro yang dihasilkan juga sudah sangat baik.

Selain adaptor lensa dan modifikasi perangkat optik, alat lain yang bisa digunakan untuk menunjang fotografi makro adalah tripod. Karena jarak subjek yang sangat dekat, agar kamera tidak goyang maka tripod bisa membantu untuk menghasilkan foto yang baik.

Regular_Image_Adaptor_Lensa_Makro_-_Raynox

Lagipula, kebutuhan teknik ini memerlukan pengaturan foto untuk menggunakan kecepatan rana yang rendah. Karena itu, kemungkinan kamera goyang pada saat melakukan pemotretan sangat besar. Selain itu, seperti aliran fotografi lain, flash eksternal juga perlu Anda gunakan untuk membantu pencahayaan pada subjek.

Biasanya dalam melakukan fotografi ini bukaan besar lah yang digunakan fotografer. Alasannya, untuk mengoptimalkan ketajaman gambar dan juga depth of field (dof).

Jika peralatan yang digunakan sudah lengkap, kini saatnya hunting fotografi makro. Subjek-subjek yang biasanya digunakan adalah serangga atau bunga-bunga cantik dengan warna yang cerah. Selamat berburu!

0 comments