NOW READING

Bikin Drone Tetap Awet dan Kinclong dengan Trik Ini

 2714
+
 2714

Bikin Drone Tetap Awet dan Kinclong dengan Trik Ini

by The Daily Oktagon
  • Perangkat teknologi atau gadget biasanya membutuhkan perawatan khusus agar tetap awet.
  • Tak terkecuali drone. Perangkat yang detailnya tergolong rumit ini tentunya membutuhkan treatment khusus agar selalu terlihat mengilap dan tidak mudah rusak.
  • Berikut ini beberapa hal penting yang dirangkum The Daily Oktagon untuk menjaga kondisi drone agar selalu prima.

Usai tren selfie lengkap dengan ‘tongkat narsis’ atau ‘tongsis’-nya, ada lagi tren baru yang kini makin digeluti banyak orang di Indonesia: drone.

Perangkat nirawak ini kini menjelma jadi salah satu gadget ‘wajib punya’ buat para pencinta gadget.

Kebanyakan, drone digunakan untuk keperluan fotografi karena dilengkapi kamera, dan juga fasilitas WiFi. Dan terlepas dari fungsinya, pada dasarnya drone, seperti digital device lainnya, juga butuh perawatan.

Apalagi drone termasuk perangkat yang komposisi teknisnya cukup kompleks, karena bisa diterbangkan ke udara. Sehingga, perawatan berkala diperlukan agar drone tidak cepat rusak dan jadi awet.

Simak hal-hal yang penting dilakukan untuk perawatan drone, yang dirangkum The Daily Oktagon, berikut ini:

Siapkan Toolkit untuk Kebersihan Drone

Kita tidak pernah tahu, apa yang terjadi di atas sana, saat drone terbang melayang di udara; entah debu atau kotoran kecil lainnya yang mungkin menempel di drone Anda.

Jika diamati, bentuk drone memang terlihat rumit. Biasanya memiliki empat baling dan dua hingga empat kaki. Bentuk keseluruhan pun tak seperti smartphone atau tablet yang ringkas; ada sela-sela perangkat yang tidak bisa dibersihkan dengan cara biasa saja.

tips merawat drone

Maka itu, siapkan toolkit yang terdiri dari brush, cairan, dan kain pembersih khusus untuk membersihkan seluruh bagian drone Anda; mulai dari baling-baling, kamera, sampai bodi, agar terbebas dari debu, noda, atau kotoran lainnya.

Terkait hal ini, Anda bisa menggunakan Yumoto Super Cleaning Kit (Rp 120.000) atau Optic Pro Cleaning Kit Kit (Rp 85.000).

Gunakan Cover Baling-Baling Saat Tidak Digunakan

Usai digunakan, pastikan untuk mengecek kondisi fisik drone Anda. Salah satunya adalah baling-baling, karena merupakan komponen penting pada drone Anda. Tanpa baling-baling yang prima, jangan-jangan drone Anda malah jadi tidak bisa terbang.

Perhatikan kemungkinan terdapat retakan pada baling-baling. Jika tidak ada masalah, gunakan penutup atau cover pelindung pada baling-baling, ketika tidak digunakan.

Ada pula drone tanpa baling-baling, meski baru prototipe. Penciptanya? Anak muda asli Indonesia. Baca ceritanya di sini

Gunakan Charger Orisinal

Kebanyakan drone memakai baterai Lithium-Ion atau Lithium Polymer (Li-Po). Dan jika charger bawaan Anda rusak, usahakan untuk membeli charger dari pabrikan asal.

Jangan asal beli, terutama merek imitasi yang berharga lebih murah; baik charger utama pun hub buat mengecas beberapa baterai sekaligus. Seperti jika Anda pengguna DJI, bisa coba cek DJI Phantom 3 Battery Charging Hub berikut ini.

tips merawat drone

Kalaupun terpaksa memakai charger lain, pastikan jumlah sel dan besaran arus cocok dengan daya baterai. Misal, untuk baterai 2.200mAh, carilah charger yang memiliki arus 2,2 ampere. Tapi tetap usahakan untuk menggunakan pengisi daya orisinal ketimbang abal-abal, untuk menghindari kerusakan baterai.

Isi Baterai Sampai Penuh

Seperti gadget lain semacam smartphone, apabila Anda tidak mengisi daya (charging) dengan benar, baterai Anda bisa bocor. Pastikan Anda selalu mengisi daya baterai hingga penuh (fully-charged).

Saat menerbangkannya, perhatikan juga kapasitas baterai; dan usahakan untuk menyisakan 30 persen dari kapasitas baterai untuk keperluan mendarat (landing), yang artinya Anda memiliki sekitar 70 persen daya untuk keperluan penerbangan.

Baca juga rangkuman diskusi The Daily Oktagon dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia, terkait penggunaan, hobi, dan perizinan di sini

Simpan Drone di Tempat Kering

Lalu, penting sekali buat Anda memerhatikan secara seksama tempat penyimpanan drone. Jangan disimpan di tempat lembap, karena bisa mengakibatkan korosi atau karatan besi pada rangkaian panel.

Simpan drone di tempat yang kering, misalnya di lemari atau di dalam ruangan yang memiliki jendela sehingga ada sirkulasi udara.

Lakukan Pre-Flight Check

Dan tentunya, biasakan untuk melakukan pengecekan teknis sebelum drone diterbangkan (pre-flight). Hal ini penting untuk memastikan kondisi drone memang dalam keadaan prima.

Pada aktivitasnya ini, komponen yang biasanya dicek adalah: sensor kamera, baling-baling, memory card, antena, sampai koneksi WiFi.

tips merawat drone

Pre-flight check ini juga termasuk pengecekan lokasi penerbangan drone.

Pastikan area penerbangan termasuk uncontrolled space, dan tidak termasuk restricted area, prohibited area, dan KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan); contohnya: bandara, kawasan militer, kedutaan besar, istana kepresidenan, dan sebagainya.

Jika dipastikan bukan controlled space atau bukan objek vital, sebetulnya tidak perlu minta izin. Tapi jika Anda ragu, sebaiknya minta izin pada pihak seperti pengurus RT atau Polsek.

Begitulah sederat hal yang perlu Anda perhatikan terkait perawatan drone.

Selain itu, jika Anda tergolong pemula, coba juga untuk bergabung dengan komunitas, karena bisa mendapatkan pembinaan dan pengetahuan tambahan. Happy flying!

Baru ingin memiliki drone, Anda mungkin bisa coba intip Walkera Rodeo 150 Mini, yang meski mungil tapi punya kekuatan mumpuni. Baca ulasannya di sini

0 comments